Berbagi Untuk Sesama, BEM ASMI Santa Maria Yogyakarta Bagikan Takjil Kepada Pengendara

BEM ASMI Santa Maria Yogyakarta melakukan kegiatan pembagian takjil untuk para pengendara di Jalan Magelang Nomor Yogyakarta, Senin (10/5/2021) sore.

WartaKita.org – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ASMI Santa Maria Yogyakarta melakukan kegiatan pembagian takjil untuk para pengendara di Jalan Magelang Nomor 80 Kricak, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta pada Senin (10/5/2021) sore.

Ketua BEM ASMI Santa Maria Yogyakarta Yakobus Yubelium Hendrawan mengatakan, kegiatan pembagian takjil dengan tema “Berbagi untuk sesama” ini bertujuan untuk menumbuhkan toleransi dan rasa berbagi di kalangan mahasiswa serta masyarakat sekitar tanpa pandang agama.

Bacaan Lainnya

“Mengingat kami hidup di sebuah negara yang beragam budaya, suku, dan agama, maka hal-hal positif mengenai toleransi harus tetap dibangun dan dikembangkan. Harapan dari para kawan-kawan Badan Eksekutif Mahasiswa ASMI Santa Maria ini adalah ketika kita sebagai para mahasiswa atau pemuda dapat memberikan contoh yang baik mengenai toleransi. Hal ini juga akan menggugah semangat persaudaraan yang ada di seluruh kalangan masyarakat,” katanya.

Yubelium menyatakan, mereka yang berkuliah di ASMI Santa Maria Yogyakarta ini juga memiliki kawan-kawan yang berbeda agama, atau tidak semuanya beragama Katolik atau Kristen.

“Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa kami mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta ini sangat peduli dan menghormati apa arti dari sebuah perbedaan, terutama dalam hal keyakinan,” ujarnya.

Sedang Panitia pelaksana pembagian takjil, Antonia menjelaskan, mereka sengaja memilih hari pembagian takjil di dekat hari raya Idul Fitri agar kawan-kawan atau saudara muslim masih tetap semangat berpuasa serta bahagia dalam menyambut hari raya Idul Fitri yang akan segera datang.

Panitia pembagian takjil dari BEM ASMI Santa Maria Yogyakarta berfoto bersama.

Sementara itu salah satu pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Borobudur Plaza, Yatinah (48) merasa senang karena ada warga yang berbeda agama atau tidak sama dengan mereka, tetapi mempunyai niat berbagi keberkahan di bulan Ramadan ini.

“Semoga kalian selalu diberkahi kelimpahan dan dilancarkan kuliahnya, menjadi orang-orang hebat,” doa Yatinah.

Rasa senang dan bahagia juga dirasakan oleh salah satu panitia pembagian takjil yang beragama Muslim yaitu Agung Dwi.

Agung Dwi mengungkapkan, toleransi yang sudah dibangun oleh BEM ASMI Santa Maria Yogyakarta ini harus tetap dijaga dan dikembangkan.

“Karena (toleransi) ini adalah hal positif yang dapat kita tularkan untuk kalangan para mahasiswa, dosen serta masyarakat,” ucapnya.

Pos terkait