Belajar Manfaatkan Pekarangan, Ibu Paroki Wedi Lakukan Studi Tiru Ke Yoso Farm Trucuk

Paguyuban Ibu Paroki Wedi mengadakan kegiatan studi tiru ke Yoso Farm Trucuk pada Minggu (19/10/2025).

Warta Kita.org – Paguyuban Ibu Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten mengadakan kegiatan studi tiru ke Yoso Farm di Dukuh Karang Kulon, Desa Bero, Kecamatan Trucuk pada Minggu (19/10/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu program Ibu Paroki Wedi sebagai program mbalur yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan halaman sekitar rumah. Ini sebagai bagian dari program pembinaan dan pemberdayaan umat, khususnya untuk para ibu.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 55 peserta, yang terdiri atas perwakilan dari setiap lingkungan dan pengurus Ibu Paroki Wedi mengikuti kegiatan ini.

Rombongan berangkat pukul 08.00 pagi dari area parkir depan Puskesmas Wedi menggunakan transportasi kereta mini, dan tiba di lokasi Yoso Farm sekitar pukul 09.00. Setibanya di sana, peserta disambut hangat oleh pemilik Yoso Farm, yaitu Sri Widodo dan Nurul Fitri Hidayati. Mereka kemudian memandu kegiatan workshop dan tur lapangan.

Dalam sesi workshop, para peserta mendapat penjelasan mengenai cara memanfaatkan lingkungan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menghemat pengeluaran rumah tangga dengan menanam sayur di halaman sendiri.

Setelah sesi penjelasan, para peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk melihat langsung berbagai praktik yang diterapkan di Yoso Farm. Peserta belajar tentang pengolahan sampah organik, budidaya sayur di lahan sempit, pemeliharaan ayam tanpa bau, budidaya jamur, serta pengelolaan sisa makanan menjadi pakan dan ternak maggot yang dapat digunakan sebagai bahan pakan lele dan ayam, sehingga semuanya berbasis sistem pertanian organik dan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Kemudian, rombongan melanjutkan makan siang di Rumah Makan RasBa (Rasa Baru), dan kembali ke Wedi.

Studi tiru ini juga diikuti dan didampingi oleh Wakil  Ketua II DPH Paroki Wedi Yohanes Eko Mardiyono dan Ketua Bidang Paguyuban Antonius Asep Yunadi.

Melalui studi tiru ini, para ibu diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk dipraktekkan di lingkungan atau rumah masing-masing, demi terwujudnya keluarga yang mandiri, sehat, dan peduli terhadap lingkungan.

Pos terkait