Bekerjasama Dengan RSCH Klaten, Paroki Kebonarum Adakan Pemeriksaan Kesehatan Dan Pengobatan Gratis, Warga Menyambut Baik

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang diadakan Paroki Roh Kudus Kebonarum bekerjasama dengan RSCH Klaten pada Kamis (8/12/2022) disambut baik warga.

WartaKita.org – Paroki Roh Kudus Kebonarum, Kabupaten Klaten mengadakan berbagai aksi sosial dalam rangka merayakan Natal 2022.

Ketua Panitia Natal Paroki Roh Kudus Kebonarum, Mikael Dedi Kristianto, Kamis (8/12/2022), menyampaikan, Paroki Kebonarum mengadakan berbagai aksi sosial, seperti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pembagian sembako dan pemberian peralatan sekolah kepada anak-anak kurang mampu.

Bacaan Lainnya

“Seperti kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis hari ini (8/12/2022). Kita dibantu oleh Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten. Tujuannya untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada umat paroki dan masyarakat umum. Seperti untuk warga di sekitar gereja, warga Kecamatan Kebonarum, sampai Surowono (Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang), Somokaton (Kecamatan Karangnongko), dan sebagainya. Kita menargetkan 100 orang peserta,” katanya.

Dedi Kristianto menambahkan, selain kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, Paroki Kebonarum akan mengadakan pembagian sembako ke setiap Wilayah pada 18 Desember 2022 mendatang. Setiap Wilayah akan dibagikan sekitar 5 paket sembako. Di Paroki Kebonarum ini ada 40 Lingkungan dan 9 Wilayah.

“Paroki Kebonarum juga akan memberikan sumbangan peralatan sekolah kepada anak-anak kurang mampu. Ini adalah rangkaian kegiatan Natal 2022 Paroki Kebonarum,” ujarnya.

Sedang dr Endang Sulistyawati dari Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten menyatakan, pada umumnya, keluhan yang dirasakan warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini adalah keju kemeng, boyok (punggung) sakit, dan sebagainya. Ini karena pengaruh faktor usia.

“Tetapi kayaknya mereka sehat-sehat kok. Karena gaya hidupnya sudah baik,” tandasnya.

Endang Sulistyawati berpesan, pada musim penghujan dan cuaca seperti ini biasanya rawan penyakit batuk dan pilek. Karena itu, warga diminta untuk memperbanyak makan sayur dan buah, serta minum.

“Biasanya, mereka yang sudah lansia itu pengin kerja terus, pengin jalan terus. Istilahnya, jiwanya masih merasa muda, tetapi fisiknya sudah nggak mampu. Apalagi ketika keluar sebentar ke sawah kehujanan. Jadi selain makan dan minuman, para lansia juga perlu istirahat,” pesannya.

Sementara itu, Amini Lestari, warga Dukuh Dawe, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini.

“Tanggapan saya (atas kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini) bagus. Kegiatan ini bermanfaat. Sangat membantu. Soalnya dalam kegiatan apapun, saya selalu diundang sama rama. Jadi saya sudah terbiasa. Walaupun saya beragama lain, tetapi tidak ada masalah. Terima kasih sekali kepada Paroki Kebonarum,” ucapnya.

Pos terkait