Bantu Masyarakat, Polres Dan Kodim Klaten Bagikan 1.000 Takjil dan 500 Masker

  • Whatsapp
Polres Klaten bersama Kodim 0723/Klaten saat membagikan takjil dan masker gratis kepada pengguna jalan di depan Makodim Klaten, Senin (3/5/2021).

WartaKita.org – Polres Klaten bersama Kodim 0723/Klaten membagikan takjil dan masker gratis kepada pengguna jalan di depan Makodim Klaten, Senin (3/5/2021).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu dan Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo.

Bacaan Lainnya

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu menjelaskan, pembagian takjil ini adalah kegiatan rutin Polres Klaten bersama instansi pemerintah lainnya yang akan digelar selama bulan Ramadhan. Tujuannya untuk membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Adapun takjil dan masker yang dibagikan masing-masing berjumlah 1.000 takjil dan 500 masker.

“Jumlah takjil yang kita bagikan hari ini 1.000. Karena dilakukan serentak baik oleh Polres, Kodim, Polsek dan Koramil. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian kita terhadap kegiatan-kegiatan kemanusiaan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat,” jelasnya.

Kapolres Klaten menambahkan, dalam pembagian takjil dan masker ini, petugas gabungan juga memberikan sosialisasi protokol kesehatan terkait covid-19 dan aturan larangan mudik. Masyarakat diminta ikut mengkampanyekan aturan larangan mudik. Salah satunya dengan menyampaikan pesan kepada sanak saudaranya yang sedang merantau untuk tidak dulu mudik pada tahun ini.

“Terkait larangan mudik, kami sudah menyiapkan 4 pos penyekatan. Ada di Prambanan, perbatasan Jatinom, Cawas, termasuk juga di Karang, Delanggu. Intinya pada tanggal 6 sampai 17 Mei, kami akan melakukan penyekatan. Dan apabila kedapatan dari luar kota, maka akan kami putar balik,” ujarnya.

Sementara itu Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo menyampaikan, kegiatan pembagian takjil khusus menjelang hari Idul Fitri ini sesuai perintah Pangdam dan Kapolda yang mana akan dilaksanakan selama 5 hari kedepan. Selain untuk membantu masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengecek penerapan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker. Dan juga untuk mengecek kemungkinan adanya masyarakat yang sudah melakukan mudik.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengecek kedisiplinan masyarakat terkait penggunaan masker. Sekalian juga terkait kemungkinan mudik yang dilakukan masyarakat. Kita cek kelengkapannya. Jangan sampai mudik mendahului, namun tanpa mematuhi kaidah yang ada,” unglapnya. (L Sukamta/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *