WartaKita.org – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang periode 2023/2024 melaksanakan program penyediaan tanaman hidroponik dalam upaya ketahanan pangan mandiri rumah tangga kepada Ibu PKK Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten pada Kamis (15/8/2024).
Anggota mahasiswa KKN Undip, Kusuma Mahardika Jati menyampaikan, hidroponik merupakan salah satu metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah dan mengandalkan air mengalir dalam tumbuh kembang tanaman. Hidroponik adalah metode yang populer dalam dunia pertanian belakangan ini.
“Hidroponik memiliki banyak kelebihan seperti memiliki perawatan yang mudah, dapat dilakukan pada lahan yang terbatas, menghemat waktu serta tenaga dalam proses budidaya tanaman, dan memiliki nilai estetika dalam penataan tempat,” katanya.
Mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro menyatakan, program ini menjadi sebuah bentuk dukungan dari Tim KKN II Universitas Diponegoro mengenai penyediaan tanaman serta instalasi hidroponik kepada warga khususnya Ibu PKK Desa Cokro.
Program ini dilaksanakan dengan sosialisasi di Latar Cokro yang dihadiri oleh para Ibu PKK Desa Cokro. Kegiatan dilaksanakan dengan mencetak leaflet panduan budidaya hidroponik serta demonstrasi tata cara penggunaan instalasi hidroponik dan cara budidaya hidroponik.
Tidak hanya mengenalkan, mahasiswa KKN Undip juga melakukan pendampingan secara langsung, baik secara online dan offline hingga tanaman siap dipanen.

Ketua Ibu PKK Desa Cokro, Artika mengatakan, para ibu sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mengingat budidaya hidroponik cocok digunakan tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan mandiri.
“Kami berharap, dengan adanya hidroponik mampu menambah kegiatan Ibu PKK Desa Cokro,” harapnya.
Terkait, mahasiswa KKN Undip berharap, dari pengadaan hidroponik ini, warga dapat mencukupi kebutuhan pangan mandiri, serta mampu mengurangi dan mencegah stunting pada anak. Selain itu, juga dapat mencukupi kebutuhan pangan keluarga serta meningkatkan kegemaran dalam kegiatan pertanian kepada generasi masa depan.









