Bantu Kembangkan Pasar, Mahasiswa KKN Undip Buatkan Akun Sosial Media Dan E-Commerce Pelaku UMKM Di Pacing

Fera Cahya Puspita saat melaksanakan program kerja "Pengembangan Pasar UMKM Melalui Pembuatan Akun Sosial Media dan E-Commerce" di Desa Pacing pada Kamis (1/8/2024).

WartaKita.org – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Fera Cahya Puspita melaksanakan program kerja “Pengembangan Pasar UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Melalui Pembuatan Akun Sosial Media dan E-Commerce” di Desa Pacing, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Kamis (1/8/2024).

Program ini dirancang untuk membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

Bacaan Lainnya

Fera Cahya Puspita menyampaikan, Desa Pacing memiliki beberapa UMKM unggulan. Diantaranya adalah Jenang Ayu, Telur Asin, Kerupuk Karak dan Rambak yang berpotensi besar untuk lebih dikenal luas. Namun masih banyak pelaku usaha yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

Banyak dari mereka yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk memasarkan produk mereka secara online, sehingga penjualan mereka masih terbatas pada pasar lokal.

Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Diponegoro Semarang itu menjelaskan, program ini dimulai dengan mengunjungi pelaku usaha pada Kamis (25/7/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya pemasaran digital dan bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan penjualan produk UMKM.

Selanjutnya, Fera KKN mendampingi para pelaku UMKM dalam pembuatan akun sosial media (Instagram) dan e-commerce (Shopee). Setiap UMKM dibantu untuk membuat akun yang menarik dan sesuai dengan karakter produk yang dijual.

Mereka juga diberikan tips tentang cara mengambil foto produk yang baik, membuat deskripsi produk yang menarik, serta strategi pemasaran yang efektif di media sosial dan e-commerce.

Para pelaku UMKM di Desa Pacing merespon sangat positif program kerja “Pengembangan Pasar UMKM Melalui Pembuatan Akun Sosial Media dan E-Commerce”.

Respon yang didapat dari para pelaku UMKM di Desa Pacing sangat positif. Sebanyak tiga UMKM berhasil dibuatkan akun sosial media dan e-commerce. Rencananya, hasil dari pembuatan akun sosial media dan e-commerce ini akan dilanjutkan oleh anak-anaknya. Karena mayoritas para pelaku usaha sudah berusia lanjut dan awam dengan teknologi.

“Saya sangat terbantu dengan program yang dilakukan oleh Tim II KKN Undip ini. Harapannya, saya bisa menjual produk saya lebih luas lagi,” ujar salah satu pelaku UMKM.

Program kerja pengembangan pasar UMKM melalui pembuatan akun sosial media dan e-commerce ini merupakan salah satu upaya Tim KKN II UNDIP untuk mendukung perekonomian desa melalui pemberdayaan teknologi.

“Dengan adanya program ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Pacing dapat memanfaatkan sosial media untuk terus mengembangkan usahanya,” harap Fera.

Pos terkait