Bantu Kembangkan Desa Wisata Cokro, KKN Undip Susun Modul Pengembangan Latar Tjokro

Ketua KKN Tim II Undip 2024 di Desa Cokro, Faiq Giehan menyerahkan modul pengembangan Desa Wisata Cokro kepada Kepala Desa Cokro Heru Budi Santosa dan Camat Tulung Hendri Pamungkas di Kantor Kecamatan Tulung pada Rabu (21/8/2024).

WartaKita.org – Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten merupakan desa yang memiliki banyak potensi. Salah satunya adalah potensi wisata.

Objek Mata Air Cokro merupakan umbul yang terletak di Desa Cokro, yang ramai didatangi oleh wisatawan.

Bacaan Lainnya

Melihat potensi wisata tersebut, Pemerintahan Desa(Pemdes) Cokro berencana untuk membangun dan mengembangkan Desa Wisata Cokro dengan membangun Latar Tjokro sebagai destinasi wisata untuk wisatawan. Letak Latar Tjokro ini berdekatan dengan Objek Mata Air Cokro.

Untuk mengembangkan Latar Tjokro dan potensi Desa Cokro lainnya, maka mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2024 menyusun suatu modul yang berisi rancangan, ide, dan panduan yang dapat digunakan oleh Pemerintah  Desa Cokro untuk mengembangkan Desa Wisata Cokro.

Pada modul tersebut berisi panduan dan ide dari desain taman untuk Latar Tjokro, rancangan Peraturan Desa (Perdes) dan petunjuk legalitas desa wisata, panduan mitigasi bencana dan keselamatan kerja di tempat wisata, dan juga ide cinderamata khas Desa Cokro. Selain itu juga panduan dalam memasarkan Desa Wisata Cokro dan penggunaan multi bahasa untuk panduan fasilitas Desa Wisata Cokro.

Modul panduan pengembangan Desa Wisata tersebut diserahkan oleh Ketua KKN Tim II Undip 2024 di Desa Cokro, Faiq Giehan kepada Kepala Desa Cokro Heru Budi Santosa dan Camat Tulung Hendri Pamungkas di Kantor Kecamatan Tulung pada Rabu (21/8/2024).

Kepala Desa Cokro Heru Budi Santosa pun mengapresiasi modul pengembangan Desa Wisata yang disusun mahasiswa KKN Undip ini.

“Modul ini bagus sekali untuk rancangan dan ide kedepannya. Saya berharap, rancangan ini bisa terlaksana, karena ini untuk pembangunan Latar Tjokro. Saya juga berharap, modul ini dapat membantu Pemerintah Desa Cokro dalam mengembangkan Desa Wisata Cokro,” katanya.

Pos terkait