WartaKita.org – Dukuh Banjarejo, Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten memiliki Kebun Gizi yang dikelola oleh para ibu PKK. Hasil dari Kebun Gizi tersebut hanya dijual secara offline kepada sesama ibu PKK, sehingga hasil pendapatannya kurang maksimal.
Penjualan hasil Kebun Gizi tersebut sebenarnya dapat ditingkatkan dengan melakukan penjualan berbasis digital melalui e-commerce.
Untuk diketahui, e-commerce atau yang biasa disebut elektronik commerce menawarkan efektifitas penjualan serta jangkauan pasar yang lebih luas.
Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2023/2024 di Desa Malangan, Raden Rafi Radhiansyah melakukan edukasi tentang “Pengembangan Penjualan Online pada Hasil Produk Kebun Gizi”.
Edukasi ini dilakukan di rumah Ketua Ibu PKK Dukuh Banjarejo dan dihadiri 14 orang ibu..
Mahasiswa Program Studi Ekonomi, Fakultas:Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro ini menyampaikan, elektronik commerce yang digunakan adalah Tokopedia. Karena Tokopedia memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual berbagai jenis produk secara online. Selain itu, Tokopedia menyediakan berbagai layanan dan fitur yang memudahkan transaksi jual beli secara luas.

Dalam edukasi tersebut dijelaskan terkait bagaimana cara memulai penjualan hasil kebun gizi di e-commerce. Mulai dari pembuatan akun Tokopedia, pengaturan pada produk Tokopedia, memaksimalkan fasilitas fitur Tokopedia dan memberitahu apa saja syarat membuka toko di Tokopedia.
“Edukasi ini memberikan pengetahuan baru khususnya untuk saya. Terima kasih kepada mahasiswa KKN Undip yang telah membawa program yang bermanfaat seperti ini. Semoga bisa kami terapkan,” kata Muryanti, salah satu ibu PKK.
Edukasi “Pengembangan Penjualan Online pada Hasil Produk Kebun Gizi melalui E-Commerce” adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu PKK Dukuh Banjarejo.
Dengan adanya edukasi ini, Tim KKN Universitas Diponegoro bisa menambah wawasan dan membuka peluang usaha baru dalam memaksimalkan hasil kebun gizi ibu PKK Dukuh Banjarejo.









