Bantah Pernyataan Capres Prabowo, DPR RI Endang Srikarti Handayani Temui Warga Kenaiban

Endang Srikarti Handayani memberikan paket sembako kepada warga Desa Kenaiban, Jumat (18/1/2019).

WartaKita.org – Tensi politik di Indonesia mendekati Pemilu 2019 ini terasa semakin “memanas”. Berbagai pernyataan yang dilontarkan para politisi tentang kondisi bangsa Indonesia belakangan ini membuat suasana di masyarakat menghangat.

Contoh teranyar adalah pernyataan Calon Presiden (Capres) 02, Prabowo Subiyanto soal serbuan beras impor yang masuk ke Kabupaten Klaten. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat pidato kebangsaan yang digelar di JCC Plenary Hall, Jakarta, Senin (14/1/2019) malam.

Bacaan Lainnya

Pernyataan Prabowo mengenai serbuan beras impor ke Klaten ini terus mendapat bantahan dari sejumlah pihak. Terbaru, Anggota DPR RI dari Partai Golkar Endang Srikarti Handayani (ESH) juga membantah pernyataan Prabowo soal serbuan beras impor yang masuk ke Klaten itu.

Saat menggelar pasar murah sembako di halaman rumah Wachid di Dukuh Tundungan, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten pada Jumat (18/1/2019) pagi, Endang Srikarti Handayani menyatakan, berdasarkan pengakuan warga, tidak ada serbuan beras impor yang masuk ke Klaten, khususnya di Kecamatan Juwiring.

“Saya membantah pernyataan Capres Prabowo yang menyatakan ada serbuan beras impor masuk ke Klaten. Saya tanya ke warga di sini, dan warga menyatakan tidak ada beras impor,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, Anggota Komisi IV DPR RI ini berusaha untuk menenangkan rakyat yang mengalami “kegalauan” atas pernyataan yang tidak benar tersebut. Karenanya, Endang terjun langsung ke masyarakat untuk mengecek kebenaran pernyataan Prabowo itu dan melakukan serap aspirasi dengan sejumlah petani di Desa Kenaiban.

Serap aspirasi dilakukan bersamaan dengan pasar murah sembako untuk rakyat di desa setempat. Dengan membayar Rp 10 ribu, warga mendapat paket sembako senilai Rp 50 ribu. Paket sembako itu berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir.

“Sembako hadir untuk rakyat ini bagian dari dialog, dari silaturahmi dan penyerapan aspirasi. Supaya wakil rakyat mengetahui apa yang dikeluhkan dan diharapkan rakyatnya,” ujarnya.

Dalam pasar murah sembako itu, Calon Legislatif (Caleg) Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V ini juga menyampaikan kesiapannya untuk maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 mendatang.

Bahkan, Caleg Partai Golkar nomor urut 1 ini juga melakukan simulasi pencoblosan di hadapan masyarakat. Ini bertujuan agar warga mengetahui tata cara pencoblosan yang benar.

“Saya minta para pemilih untuk datang ke TPS (tempat pemungutan suara) pada Pemilu nanti. Gunakan hak pilih panjenengan dengan benar dan bertanggung jawab,” pesan Caleg DPR RI yang meliputi Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Surakarta ini.

Pos terkait