WartaKita.org – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang periode 2023/2024 melaksanakan program pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah cangkang telur yang ada di peternakan bebek sekitar Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten,
Program ini untuk membantu mengatasi permasalahan pupuk para petani di Desa Cokro.
Untuk diketahui, POC Cangkang telur merupakan pupuk organik cair yang dibuat dengan bahan utama cangkang telur direaksikan dengan cuka untuk membuatnya bisa diserap oleh tanaman. Tujuan utama penggunaan pupuk dari cangkang telur adalah mencegah kerontokan bunga, dan menetralkan pH (keasaman) tanah.
Program ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Undip, Kusuma Mahardika Jati.
Mahasiswa Program Studi S1 Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro itu menyampaikan, program ini menjadi sebuah bentuk dukungan dari Tim KKN II Universitas Diponegoro mengenai pemanfaatan limbah yang berasal dari peternakan bebek untuk dijadikan pupuk yang mampu menguntungkan petani.
“Cangkang telur memiliki kandungan kalsium 97 persen yang dibutuhkan pula untuk mencegah kerontokan bunga tanaman, dan menetralkan pH pada tanah,” katanya.

Program ini dilaksanakan di Balai Desa Cokro. Kegiatan dilaksanakan dengan sosialisasi, mencetak leaflet sebagai informasi pengetahuan, dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair secara langsung.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi dan tata cara penggunaan serta manfaat POC saja. Namun juga dilakukan uji coba secara langsung di lahan cabai rawit milik Sriyanto yang merupakan salah satu anggota kelompok tani Desa Cokro.
Petani sangat antusiasme dan menyambut baik program pembuatan pupuk organik cair ini. Terutama pemilik lahan yang digunakan untuk uji coba.
Dari pelatihan ini diharapkan, para petani dapat memproduksi pupuk organik cair secara mandiri di lahan mereka untuk memperbaiki kondisi lahan yang rusak karena pupuk kimia dan meningkatkan kualitas hasil pertanian. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong petani untuk menerapkan pertanian organik secara lebih luas.









