WartaKita.org – ASMI Santa Maria Yogyakarta menggelar Wisuda Diploma III di auditorium kampus setempat, Sabtu (16/10/2021) pagi. Wisuda yang dilakukan secara tatap muka dan virtual ini digelar dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Ada sebanyak 82 mahasiswa yang diwisuda. Terdiri dari 35 wisudawan dari Program Studi Administrasi Perkantoran, 17 wisudawan dari Program Studi Public Relations, dan 30 wisudawan dari Program Studi Manajemen.
Dari Program Studi Administrasi Perkantoran, wisudawan terbaik diraih oleh Yustrila Tri Laurina dengan nilai Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,70. Dia berasal dari SMAN I Piyungan, Bantul, DIY. Kemudian disusul Tamara Irvina Damayanti 3,66, Helena Tirza Windyastuti 3,65, Andini Sukmawardani 3,60, Robertus Kliwon Setiaji 3,54, dan Galuh Ajeng Helda Helina 3,53.
Sedang dari Program Studi Public Relations, lulusan terbaik diraih oleh Aji Pangestu dengan nilai IPK 3,69. Dia berasal dari SMA Bruderan Purworejo, Jawa Tengah. Kemudian disusul Chicilia Rosa Linda Keban 3,66, dan Michaella Isti Wikaningtyas 3,52.
Sementara itu dari Program Studi Manajemen, lulusan terbaik diraih oleh Novia Windarti dengan nilai IPK 3,62. Dia berasal dari SMKN 7 Yogyakarta. Kemudian disusul Ervina Kristi Mulyasari 3,59, Dimas Putra Swara 3,58, Intan Pudyastuti 3,57, Febrianti Purnama IPK 3,57, dan Wasi Widiyastuti 3,52.
Direktur ASMI Santa Maria Yogyakarta Y Suraja dalam pesannya kepada wisudawan mengingatkan bahwa VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity) yang diperkenalkan oleh Warren Bennis dan Burt Nanus pada tahun 1987 menjadi tereaktualisasi lagi pada masa pandemi covid 19, revolusi industri 4.0 ataupun Society 5.0.
“Agar tidak terjerat pada VUCA, maka setiap dari kita harus mampu menjadi pemimpin yang baik bagi diri sendiri, dapat menjadi pemimpin tim atau kelompok, organisasi dan perusahaan dengan terus meningkatkan kemampuan mengelola informasi, komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi. Ini penting dilakukan untuk dapat mengambil keputusan dan tindakan yang tepat agar bisa terus eksis, berkembang, berhasil, dan semakin maju,” katanya.

Y Suraja menyampaikan, sesuai dengan visi ASMI Santa Maria Yogyakarta dan visi para founding fathers bangsa Indonesia, semua warga harus terus belajar agar semakin menjadi orang-orang yang berkepribadian dewasa secara utuh dan mandiri.
“Menjadi pribadi yang berintegritas luhur dan mandiri, ini sesuai dengan cita-cita yang tertulis di dalam visi ASMI Santa Maria Yogyakarta. Semoga dengan hidup mengembangkan dan memajukan pikiran, hati, fisik, rohani, iman dan moralitas hidup secara integral (utuh), kita masing-masing dan bersama-sama dapat mewujudkan visi dari para pendiri negara kita,” ujarnya.
Sedang Ketua Yayasan ASMI Santa Maria Yogyakarta Suster M Alfonsine Sri Mulat Supartini OSF mengatakan, para wisudawan memiliki harapan besar untuk menjadi pendukung dan ikut memajukan lembaga, instansi, perusahaan di mana mereka nantinya bekerja. Atau bagi mereka yang ingin berwirausaha sendiri, juga pasti punya harapan besar agar usahanya berhasil dengan baik. Semuanya itu bisa terwujud asal mereka mau bekerja keras, tekun, dan setia melaksanakan pekerjaan dan usahanya.
“Perjuangkan dan hidupilah hal-hal baik yang telah diajarkan di lembaga ini. Terlebih yang berhubungan dengan kepribadian Anda seperti jujur, disiplin, tangguh, beriman kuat, dedikasi tinggi, serta etos kerja yang kuat. Bukan hanya kepandaian saja yang dibutuhkan setiap orang dalam hidup ini, tetapi juga kepribadian atau karakter yang baik. Itu sangat menentukan keberhasilan Anda di dalam menghadapi hidup ini,” pesan suster.
Suster M Alfonsine Sri Mulat Supartini OSF menambahkan, yang dibutuhkan setiap orang bukan hanya kepandaian atau IP yang tinggi saja. Tetapi karakter yang baik dari seseorang itu sangat menentukan keberhasilan hidupnya.
“Semoga Anda semua bisa membawa diri dengan baik, menjadi pendamai dimana Anda bekerja dan hidup di kemudian hari, dan mampu bersaudara dengan siapapun tanpa membedakan-bedakan. Akhirnya, selamat berjuang dan sukses dalam meniti masa depan Anda! Tuhan pasti akan memberkati semua perjuangan dan usaha Anda dalam hidup dan karya. Tuhan juga akan selalu menyertai Anda dalam setiap peristiwa hidup yang Anda hadapi asal Anda tidak lupa pada Tuhan,” ucap suster.









