Aset UPK Di Klaten Capai Rp110 Milyar, Meningkat 300 Persen Sejak Program Diluncurkan

Acara silaturahmi Kelembagaan DAPM atau eks PNPM Mandiri Perdesaan se Kabupaten Klaten di Griya Mbah Lurah Ceper, Kamis (10/6/2021).

WartaKita.org – Kelembagaan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) atau eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan se Kabupaten Klaten menggelar silaturahmi di Griya Mbah Lurah Jalan Pemuda Utara Dukuh Tegal Duwur, Desa Pokak, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Kamis (10/6/2021).

Silaturahmi ini dihadiri pengurus Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Badan Pengawas (BP) UPK, dan Tim Verifikasi DAPM atau eks PNPM Mandiri Perdesaan se Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Kegiatan silaturahmi dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

Ketua Forum Komunikasi (Forkom) BKAD Kabupaten Klaten Sugiyono dalam sambutan menyampaikan, silaturahmi ini diadakan sebagai ajang melepas kangen setelah dua tahun mereka tidak pernah bertemu dalam suatu forum. Kesempatan itu juga dimanfaatkan mereka untuk saling tukar kabar dan pendapat menyikapi dinamika yang terjadi selama ini.

“Kita ini bekerja di lembaga keuangan. Maka kita perlu terus menginstrospeksi diri. Apakah kita sudah bekerja dengan benar apa belum. Ini demi amannya kerja kita, dan untuk kelanjutan kelembagaan yang kita kelola ini,” kata BKAD Kecamatan Trucuk ini.

Perwakilan Kelembagaan DAPM atau eks PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Wedi berfoto bersama.

Sedang Ketua Asosiasi UPK Kabupaten Klaten Rudiyanto menjelaskan, silaturahmi ini dihadiri sekitar 95 orang perwakilan pengurus DAPM atau eks PNPM Mandiri Perdesaan dari kecamatan se Kabupaten Klaten.

“Sampai saat ini, UPK di Kabupaten Klaten tetap eksis, dan terus berkontribusi dalam penanggulangan kemiskinan. Misalnya melalui program dana sosial, bantuan sembako, pendidikan, wirausaha, dan sebagainya. Hanya sayangnya, kinerja dan prestasi UPK itu jarang dipublikasikan sehingga masyarakat tidak atau kurang tahu,” ujarnya.

Ketua UPK Kecamatan Klaten Utara ini menyebutkan, aset yang dikelola UPK sejak PNPM Mandiri Perdesaan diluncurkan pada tahun 2006 sampai sekarang terus meningkat. Pada tahun 2006, jumlah bantuan langsung masyarakat (BLM) yang dikelola UPK se Kabupaten Klaten sekitar Rp42 Milyar. Dan pada akhir tahun 2020, jumlah BLM yang dikelola UPK sudah menjadi sekitar Rp110 Milyar. Jadi ada peningkatan 300 persen.

“Karena itu, saya mengajak kita semua untuk tetap bekerja dengan sebaik-baiknya. Selalu fokus dan profesional,” ucapnya.

Pos terkait