WartaKita.org – Apel pagi anggota Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Klaten dilakukan di halaman depan Mapolres Klaten, Rabu (15/7/2020) pagi.
Selaku pengambil apel pagi adalah Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu.
Kasi Propam Polres Klaten Ipda Anthonius Mata melaporkan, ikut dalam apel pagi itu yakni para Kabag, Kasat, Kasubbag, Kapolsek, Kasie, Kaur Bin Ops, Kanit, perwira, dan staff Polres Klaten.
Adapun susunan pasukan apel pagi terdiri dari peleton gabungan perwira dan staff, Bag Ops, Subbag Humas, Bag Sumda, Bagren, Sikeu, Sat Binmas, staf dan patroli Sat Sabhara, Obvit Sat Sabhara, Dalmas I Sat Sabhara, Dalmas II Sat Sabhara, gabungan Polsek, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Narkoba, Sat Tahti, dan ASN.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Klaten selaku pengambil apel memberikan sejumlah penekanan, yaitu satu, sesuai anjuran Pimpinan Polri bahwa anggota Polri harus hidup sesuai dengan pangkatnya. Jangan sampai gaya hidup melebihi pendapatannya.
Dua, anggota Polri harus peka terhadap perkembangan secara global seperti wabah virus corona maupun secara nasional seperti perubahan ideologi Pancasila serta perkembangan ekonomi yang berpengaruh dalam situasi kamtibmas.
Tiga, anggota Polri harus tetap melakukan physical distancing atau jaga jarak minimal 1 meter untuk menanggulangi penularan virus corona.
Empat, Kapolres memerintahkan kepada para perwira agar pada saat di rumah jangan pernah mematikan HP untuk mempermudah dalam pelaksanaan tugas.
Lima, anggota Polri harus bijak dalam menggunakan media sosial. Anggota Polri harus bertindak dengan penuh tanggung jawab. Jangan pernah jadi seorang pengecut.
Enam, rencana kunjungan Kapolda Jateng pada Senin, 21 Juli 2020 untuk meresmikan 401 Kampung Siaga Candi di Kabupaten Klaten dan tabur benih sekitar 30 ribu benih ikan di Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, serta panen ikan di Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo.
Dan tujuh, agar anggota Polri rajin dalam melaksanakan olahraga untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari segala penyakit.
Pada apel pagi itu dilakukan pengucapan Tri Brata, Catur Prasetya, dan pembacaan Panca Prasetya Korpri.









