WartaKita.org – Polres Klaten menggelar pemeriksaan selektif terhadap masyarakat yang akan memasuki Kabupaten Klaten di perbatasan Jateng-DIY tepatnya di depan Taman Wisata Candi Prambanan, Jumat (12/2/2021).
Kegiatan dilaksanakan oleh personel gabungan Polres, Kodim dan Dinas Perhubungan Klaten serta dipimpin langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu.
Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu di sela-sela kegiatan mengatakan, pemeriksaan ini digelar dalam rangka mencegah lonjakan kasus covid-19 selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2021. Pemeriksaan akan dilaksanakan selama 4 hari berturut-turut dimulai Kamis (11/2/2021) sampai dengan Minggu (14/2/2021).
Teknis yang dilaksanakan adalah dengan pemeriksaan secara selektif prioritas terhadap kendaraan plat luar daerah yang akan memasuki Kabupaten Klaten. Para pengendara ini kemudian akan di-swab antigen bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan surat hasil rapid tes.
“Kita melaksanakan kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi long weekend. Dari kemarin sudah kita laksanakan kegiatan, dan hari ini juga kita laksanakan kegiatan. Kita antisipasi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah,” katanya.
Kapolres Klaten menjelaskan, apabila pengendara bisa menunjukkan surat keterangan rapid tes, maka dipersilakan melanjutkan perjalanan. Namun bagi yang tidak memiliki surat keterangan hasil rapid akan dilakukan rapid swab antigen oleh personel kesehatan Polres Klaten di Pos Tangguh Sat Lantas.
Kapolres mengatakan, bagi para wisatawan yang dinyatakan non reaktif dalam swab antigen ini diperbolehkan memasuki Kabupaten Klaten. Sedangkan bagi yang reaktif akan diminta putar balik dan diarahkan pemeriksaan lebih lanjut di RS Bhayangkara Polda DIY.
“Kalau seandainya hasilnya reaktif, akan kita putar balik. Kita arahkan ke RS Bhayangkara di Yogyakarta,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, pada hari kedua pelaksanaan pemeriksaan selektif ini petugas gabungan menargetkan swab antigen terhadap 55 warga luar Kabupaten Klaten. Dari sekira 1 jam pelaksanaan, petugas sudah berhasil melakukan swab antigen terhadap 5 pengendara luar daerah.
“Dari 5 orang yang sudah kita tes, Alhamdulillah hasilnya semua non reaktif,” tandasnya.
Selain melaksanakan swab antigen, para petugas gabungan juga melakukan pembagian 1.600 masker kepada para pengendara yang akan memasuki Kabupaten Klaten. Hal ini sesuai instruksi Kapolri dan Panglima TNI terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.
Sementara itu Agus, salah seorang pengendara yang diminta rapid tes menyatakan mendukung langkah yang dilakukan Polres Klaten ini.
Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena bisa meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.
“Saya mengajak kepada masyarakat lainnya untuk selalu taat menjalankan aturan pemerintah agar terbebas dari covid-19. Selama ini, saya dan keluarga selalu taat anjuran pemerintah. Dan ternyata memang benar, jika kita mematuhi protokol kesehatan hasilnya negatif,” ucapnya.









