Anak Autis Bisa Disembuhkan Dengan Perhatian Dan Kasih Sayang Keluarga

Anak-anak autis berfoto bersama Bupati Klaten dan pendampingnya.

WartaKita.org – Puluhan anak autis di Kabupaten Klaten melakukan aksi membagikan lilin kepada Bupati Klaten dan sejumlah pejabat lainnya, serta meminta tanda tangan dukungan pada banner yang telah disiapkan pada Senin (2/4/2018).

Aksi yang dilakukan untuk memperingati Hari Autis Sedunia (HAS) ini sebagai bentuk dukungan kepada anak autis. Karena anak autis ini membutuh dukungan dan kasih sayang demi kesembuhan mereka.

Bacaan Lainnya

Peringatan Hari Autis Sedunia di Klaten ini diawali dengan aksi membagikan lilin kepada Bupati Klaten Sri Mulyani beserta pejabat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten lainnya.  Satu per satu anak-anak autis memberikan lilin sambil berjabat tangan.

Selain memberikan lilin, juga dilakukan penandatangan sebagai dukungan dan kasih sayang kepada anak autis. Aksi membagikan lilin dan penandatanganan dukungan ini juga dilakukan di kantor desa, kecamatan, dan kepolisian.

Pendiri Klinik Arogya Mitra Dukuh Ngemplak, Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Mariani mengatakan, aksi peringatan Hari Autis Sedunia ini dilakukan agar masyarakat lebih mengerti serta memberikan dukungan dan kasih sayang kepada anak-anak autis.

“Anak-anak autis ini butuh perhatian dan kasih sayang, serta penanganan khusus. Salah satunya dengan melalui akupuntur. Di Arogya Mitra, dalam sebulan, kami merawat sekitar 40 -50 anak autis dari berbagai daerah,” katanya.

Sedang Bupati Klaten Sri Mulyani mengajak warga Klaten untuk memberikan dukungan dan kasih sayang kepada anak-anak yang pertumbuhannya kurang sempurna tersebut.

“Dengan dukungan semua warga, mereka (anak autis) akan mempunyai semangat untuk sembuh dan semangat untuk mengejar cita cita mereka,” ujarnya.

Ada dua anak yang sudah sembuh dari autis ikut dalam aksi ini. Salah satunya adalah Bimo dari Solo. Kini, dia sekolah SMA Negeri 1 Solo, dan tahun depan akan kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogja. Bimo dapat sembuh dari autisnya berkat dukungan dan kasih sayang dari orangtua dan warga sekitarnya.

Pos terkait