Akselerasi Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Jawa Tengah Jalin Kolaborasi Bersama MUI Jateng

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Jawa Tengah Lampri menjalin kolaborasi strategis dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah KH Ahmad Darodji dalam upaya mempercepat proses sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah.

WartaKita.org – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Jawa Tengah Lampri menjalin kolaborasi strategis dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah KH Ahmad Darodji dalam upaya mempercepat proses sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Baznas Jateng pada Selasa (27/5/2025) ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antar-lembaga untuk mewujudkan kepastian hukum terhadap aset wakaf, sekaligus mendorong pemanfaatannya secara optimal bagi kesejahteraan umat.

Bacaan Lainnya

Lampri dalam sambutan menyampaikan, tanah wakaf merupakan salah satu aset keagamaan yang perlu mendapatkan perhatian serius, terutama dalam hal legalitas. Karena itu. sertipikasi tanah wakaf menjadi langkah konkret dalam melindungi dan menjaga keberlanjutannya dari potensi sengketa maupun penyalahgunaan.

Sedang KH Ahmad Darodji menyambut baik langkah ini, dan menyampaikan apresiasinya atas komitmen BPN Jateng dalam mendukung pensertipikatan tanah wakaf.

Ia menegaskan, tanah wakaf yang sah secara hukum akan memperkuat peran lembaga keagamaan dalam pelayanan sosial.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk membentuk tim koordinasi teknis, menyusun peta sebaran tanah wakaf yang belum bersertifikat, serta mengadakan sosialisasi dan pendampingan kepada nadzir wakaf.

Langkah ini merupakan bagian dari program nasional percepatan sertifikasi tanah wakaf yang diinisiasi Menteri ATR/Kepala BPN dengan tujuan memberikan kepastian hukum, memperkuat tata kelola aset keagamaan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui aset wakaf yang produktif.

Sinergi antara BPN dan MUI Jateng ini diharapkan menjadi model kerja sama yang inspiratif dan berkelanjutan dalam pengelolaan tanah wakaf di Indonesia.

Pos terkait