Adakan Kegiatan Di Pakisan, Kadarwati: Perempuan Jadi Garda Terdepan Pembangunan Ketahanan Keluarga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati berfoto bersama peserta kegiatan peningkatan kualitas pengawasan pelaksanaan Perda di Aula Kantor Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten pada Kamis (8/5/2025) siang.

WartaKita.org – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati menggelar kegiatan peningkatan kualitas pengawasan pelaksanaan Perda di Aula Kantor Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten pada Kamis (8/5/2025) siang.

Kegiatan “ramah tamah” ini dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Klaten Fahrani Hamenang Wajar Ismoyo, Ketua Gayatri Wara DPRD Klaten Marwanti Edy Sasongko, Camat Cawas Joko Purwanto, TP PKK Kecamatan Cawas, Kepala Desa Pakisan Santosa, perwakilan TP PKK Desa se Kecamatan Cawas, dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa (Kades) Pakisan Santosa dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Kadarwati yang telah mengadakan kegiatan ini di desanya.

“Pemdes Pakisan mengucapkan terima kasih kepada Bu Kadarwati yang telah memilih Desa Pakisan sebagai ajang kegiatan ini, dan mengundang TP PKK Desa se Kecamatan Cawas. Semoga kegiatan ini  memberi manfaat kepada kita semua, terutama kepada ibu-ibu PKK,” kata Kades.

Sedang Camat Cawas Joko Purwanto mengatakan, saat ini, Kadarwati bertugas di Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah. Komisi B ini antara lain membawahi bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan lingkungan hidup.

“Kita berharap, kunjungan Bu Kadarwati ini bisa mendukung dan memotivasi ibu-ibu dalam upaya menyejahterakan masyarakat, utamanya lesejahteraan keluarganya sendiri melalui bidang pertanian seperti peningkatan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan lainnya,” ujar Camat.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Fahrani Hamenang Wajar Ismoyo pada kesempatan ini titip pesan kepada para ibu PKK terkait penanganan stunting, pembinaan generasi muda, dan pencegahan perceraian.

Kula ndherek titip nggih ibu-ibu. Bagi ibu-ibu yang masih punya anak atau cucu, nyuwun tulung diperhatikan terkait stunting. Karena Kabupaten Klaten masih masuk darurat stunting. Masuk 9 besar di Jawa Tengah. Bagi ibu-ibu yang masih punya balita atau anak yang lagi hamil, tolong dijaga gizinya. Supaya anak-anak kita, cucu-cucuc kita, yang merupakan generasi penerus bangsa ini bisa menjadi generasi emas,” pesan Fahrani.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati saat menyampaikan materi pada kegiatan peningkatan kualitas pengawasan pelaksanaan Perda di Aula Kantor Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten pada Kamis (8/5/2025) siang.

Pada kesempatan itu Kadarwati menjelaskan, Jawa Tengah telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

Menurutnya, pembangunan daerah mencakup semua dimensi dan aspek kehidupan termasuk pembangunan keluarga sebagai unit sosial terkecil masyarakat yang harus dibina dan dikembangkan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur sesuai cita-cita luhur dan jati diri bangsa Indonesia.

“Karena pengaruh globalisasi dan perkembangan di bidang sosial, ekonomi, budaya serta teknologi informasi, selain menyediakan kesempatan untuk maju dan berkembang, juga telah mengubah dan menggeser tatanan ketahanan keluarga, sehingga keluarga harus menjadi basis kebijakan publik,” ungkapnya.

Anggota DPRD Jawa Tengah asal Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk ini menambahkan, penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga ini mempunyai tujuan untuk pertama, mewujudkan kualitas keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik material dan mental spiritual secara seimbang sehingga dapat menjalankan fungsi keluarga secara optimal menuju keluarga sejahtera lahir serta batin. Dan kedua, harmonisasi dan sinkronisasi upaya pembangunan ketahanan keluarga yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, masyarakat, keluarga serta dunia usaha.

“Perempuan itu berasal dari kata empu, yang artinya lebih. Perempuan bisa berdaya kalau ia tahu tugas, hak dan kewajibannya. Perempuan menjadi garda terdepan pembangunan ketahanan keluarga,” tandasnya.

Di akhir acara, Kadarwati memberikan tali asih berupa paket sembako kepada para ibu PKK Desa.

Pos terkait