WartaKita.org – Ada yang menarik dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten nomor urut 3, Arif Budiyono (ABY) dan Harjanta (HJT).
Mereka maju berkompetisi di Pilkada Klaten bukan karena menuruti “syahwat politik”-nya untuk berkuasa. Tetapi lebih ke panggilan jiwa untuk memperbaiki Kabupaten Klaten.
Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan ABY-HJT, Riki Prapto Nugroho saat bersilaturahmi dengan warga Kabupaten Klaten pada Kamis (12/11/2020) sore.
“Pasangan Pak ABY dan HJT ini maju Pilkada Klaten atas rekomendasi dari para tokoh agama, utamanya dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, serta didukung Koalisi Religius Nasionalis. Mereka mau maju di Pilkada Klaten karena panggilan jiwa untuk memperbaiki Kabupaten Klaten yang 15 tahun belakangan ini mengalami stagnasi atau tidak ada kemajuan,” katanya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Klaten itu menyampaikan, untuk maju di Pilkada Klaten, pasangan ABY-HJT ini harus berkorban. Mereka harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa.
Arif Budiyono (ABY) harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Pengawas Jalan Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Padahal dia masih 12 tahun bekerja. Kemungkinan untuk naik jabatan sangat terbuka.
Sedang Harjanta (HJT) harus mengundurkan diri dari adalah Kepala Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Padahal dia masih menjabat Kades sekitar 5 tahun 4 bulan lagi.
“Tetapi semua jabatan itu mereka tinggalkan. Mereka sudah berkorban demi masyarakat Klaten. Maka, saatnya masyarakat mendukung dan memenangkan pasangan ABY-HJT untuk perubahan Klaten yang lebih baik,” ajaknya.
Sementara itu Calon Wakil Bupati Klaten Harjanta (HJT) mengatakan, pertemuan ini untuk bersilaturahmi dengan warga. Dia ingin berkenalan dan mohon dukungan.
“Kami mohon doa restu dan dukungannya. Agar kami dapat terpilih menjadi bupati dan wakil Bupati Klaten,” ucapnya.
Untuk diketahui, Pilkada Klaten 2020 ini diikuti tiga pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1, Sri Mulyani-Yoga Hardaya diusung PDIP dan Golkar. Pasangan nomor urut 2, One Krisnata-Muhammad Fajri diusung Partai Demokrat, PKS, dan Gerindra. Dan pasangan nomor urut 3, Arif Budiyono-Harjanta (ABY- HJT) diusung PAN, PKB, PPP, dan NasDem.










Semoga Alloh SwT , memberikan kemudahan untuk langkah beliau berdua. Aamiin 03 yaa robbal a’lamien