WartaKita.org – Obyek wisata Bukit Sidoguro yang berada di Dukuh Sendang Nglebak, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten kini semakin ramai dikunjungi wisatawan.
Usai digelontor investasi sebesar Rp2,8 milyar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di tahun 2019, Bukit Sidoguro sekarang menjadi destinasi wisata yang menarik.
Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Klaten Ahmad Susanto saat mendampingi kunjungan Bupati Klaten Sri Mulyani ke Bukit Sidoguro, Jumat (7/2/2020), menyampaikan, animo masyarakat untuk mengunjungi Bukit Sidoguro semakin baik.
“Usai diresmikan Bupati Klaten pada akhir tahun 2019 lalu, kini pemasukan Bukit Sidoguro mencapai Rp200 juta per bulan. Maka kalau dihitung-hitung, dalam waktu dua tahun, investasi yang ditanam di Bukit Sidoguro diprediksi bakal segera kembali modal alias sudah mencapai Return On Investment (ROI),” katanya.
Ahmad Susanto menjelaskan, pemasukan ini baru dihitung dari penjualan tiket. Belum dari sektor ekonomi lain, seperti jasa parkir, jasa kebersihan, penjualan pedagang dan kuliner yang di atas warung apung Rowo Jombor, dan lainnya.
“Mayoritas pengunjung datang ke Bukit Sidoguro pada akhir pekan, seperti hari Sabtu atau Minggu. Pengunjung masih didominasi dari kalangan usia dewasa, dan mayoritas merupakan wisatawan lokal dari Klaten. Walaupun ada beberapa wisatawan dari luar daerah, seperti dari Sukoharjo dan Jogjakarta,” ujarnya.
Ahmad Susanto menyatakan, tiket masuk ke Bukit Sidoguro ini masih sangat murah, yakni Rp5.000 per pengunjung. Pengunjung sudah dapat menikmati berbagai wahana dan pemandangan yang apik dari atas bukit.
Terkait pengembangan Bukit Sidoguro ke depan, Ahmad Susanto mengatakan, Pemerintah bakal menyiapkan pembangunan tahap dua. Pengembangan ini untuk melengkapi wahana dan fasilitas yang dibutuhkan pengunjung sehingga Bukit Sidoguro lebih nyaman sekaligus memanjakan masyarakat.
“Pembangunan tahap dua akan dilakukan pada tahun ini. Alokasi dana mencapai Rp2 milyar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Wahana akan ditambah dan fasilitas akan dilengkapi. Semoga wisata Bukit Sidoguro menjadi ikon wisata Klaten,” harapnya.
Sejak diresmikan Bupati Klaten Sri Mulyani pada akhir tahun 2019 lalu, Bukit Sidoguro kian naik daun dan mengundang rasa penasaran masyarakat. Di Bukit Sidoguro, pengunjung bisa melihat hamparan kota Klaten. Juga bisa melihat pesona Rowo Jombor yang indah bersabuk perbukitan hijau.
Apalagi ketika pengunjung naik di menara pandang. Pengunjung bisa memotret wajah Klaten, juga Gunung Merapi dan Merbabu yang menjulang gagah. Pemandangan ini tentu saja bisa menjadi latar yang indah untuk berswafoto.
Tidak hanya itu, di Bukit Sidoguro juga dibangun empat pohon buatan dengan konsep mirip taman di Singapura. Tiang-tiang lampu putih menyambut pengunjung menghiasi jalan setapak menuju puncak bukit.
Wahana swafoto dengan tiang penyangga melengkung dengan puncaknya berbentuk lingkaran menjadi favorit pengunjung. Tak jarang, pengunjung harus antri dan bergantian untuk menaikinya. Anda penasaran? Silahkan kunjungi Bukit Sidoguro…









