WartaKita.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar Klaten Berdzikir dan Bersholawat di GOR Gelarsena Klaten, Kamis (26/12/2019) malam.
Ribuan umat Islam dari Kota Klaten dan sekitarnya larut dalam dzikir dan bersholawat untuk Nabi Muhammad SAW yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Surakarta.
Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan mengatakan, Klaten Berdzikir dan Bersholawat ini merupakan sarana efektif untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan umat Islam kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Selain itu, kegiatan berdzikir dan bersholawat ini diharapkan dapat memperlancar komunikasi dalam sebuah kerangka silaturrahim yang semakin erat antara berbagai komponen umat Islam. Sehingga mampu memperkokoh ukhuwah islamiyah yang bermuara pada terpeliharanya persatuan dan kesatuan di Kabupaten Klaten.
“Ajaran Islam telah memberikan pedoman dalam menjalin silaturrahim sesama manusia. Rasulullah Salallahu ’Alaihi Wassalam bersabda bahwa, Barang siapa yang ingin dipanjangkan usianya dan di banyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambung tali persaudaraan, sesuai Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim,” katanya.
Bupati Sri Mulyani menambahkan, Klaten Berdzikir dan Bersholawat ini juga sebagai majelis ilmu yang sangat bermanfaat di dalam hidup. Karena ibadah tanpa disertai dengan ilmu akan menjadi sia-sia. Ilmu merupakan kunci untuk menyelesaikan segala persoalan, baik persoalan yang berhubungan dengan kehidupan beragama maupun persoalan yang berhubungan dengan kehidupan duniawi.
“Ilmu diibaratkan dengan cahaya. Karena ilmu memiliki fungsi sebagai petunjuk kehidupan manusia, pemberi cahaya bagi orang yang ada dalam kegelapan. Sholawat dan dzikir bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang dilaksanakan ini, hendaknya dapat diperhatikan dan nantinya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Bupati Klaten mengajak kepada jamaah muslimin muslimat khususnya warga Klaten mulai dari Kabupaten sampai ke Kecamatan bahkan ke Desa untuk terus menghidupkan dan menggalakkan dzikir dan sholawat yang telah terbina selama ini di lingkungan masing – masing.
“Dengan demikian, cita-cita untuk mewujudkan Kabupaten Klaten menjadi daerah yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur, maju, mandiri, dan berdaya saing dapat tercapai,” harapnya.









