WartaKita.org – Sejumlah 221 siswa dan 16 guru pendamping dari SMA Santa Angela Bandung melakukan live in (tinggal bersama) di Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten selama lima hari, dari Sabtu hingga Kamis ((7-12/12/2019).
Anak-anak dari sekolah dibawah Yayasan Ursulin ini tinggal bersama di keluarga-keluarga di 12 lingkungan. Seperti lingkungan di Wilayah Ngering Raya, Lingkungan Santo Ignasius Ceporan, Santo Agustinus Tosadu, Santa Monica Sengonkerep, dan di Paroki Administratif Santa Maria Ratu Bayat.
Selama live in, anak-anak itu berdinamika dan berkegiatan bersama keluarga, umat lingkungan, dan masyarakat sekitar. Mereka makan dan minum bersama keluarga, melakukan kegiatan seperti bertani, memelihara ternak, dan lainnya. Anak-anak juga mengikuti kegiatan yang diadakan di Paroki Wedi seperti renungan Advent, perayaan Ekaristi, dan sebagainya.
Kegiatan live in ini dimaksudkan agar para siswa bisa merasakan kehidupan di desa yang penuh dengan tantangan dan “keterbatasan”. Juga untuk memberikan pengalaman dan gambaran hidup secara lebih nyata kepada para siswa.







