Perkenalkan Investasi Zaman Now, BEI Dirikan Galeri Investasi di Unwidha Klaten

Penandatanganan MoU pendirian Galeri Investasi di Kampus Unwidha Klaten, Selasa (10/12/2019).

WartaKita.org – Perkembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) belakangan ini sungguh luar biasa.

Hingga saat ini, Bursa Efek Indonesia telah memiliki empat ratusan galeri investasi yang tersebar di perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Informasi ini disampaikan Head Of Marketing Development Area I BEI, Nurrahma Handayani di sela acara peresmian galeri investasi, penandatanganan MoU, dan seminar pasar modal di Kampus Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Selasa (10/12/2019).

“Bursa Efek Indonesia membangun galeri investasi tidak hanya di kampus saja. Tetapi juga sudah menjamah ke pasar, café, dan institusi lainnya. Termasuk di Kantor Pajak Pratama (KPP) di Surakarta,” katanya.

Nurrahma Handayani menjelaskan, pendirian galeri investasi di Klaten ini dalam rangka memberikan pengetahuan pasar modal tentang investasi saham, khususnya kepada para mahasiswa dan masyarakat.

“Sasaran BEI mendirikan galeri investasi ini untuk menggaet generasi millenial sekaligus memperkenalkan investasi jaman now, sesuai dengan kriteria mereka. Hal inilah yang jadi materi seminar agar peserta mengetahui tentang saham, dan investasi pasar modal lainnya, seperti reksadana, obligasi, dan produk investasi saham lainnya,” jelasnya.

Sedang Sosio Director Phintarco Sekuritas, Verawati menyampaikan bahwa investasi saham itu mudah.

“Sebenarnya transaksi di bursa itu pada prinsipnya seperti pasar tradisional. Hanya saja, para pelaku perlu mempunyai basic mengenai analaisa teknikal, fundamental, dan psikologi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Pengelola Galeri Investasi di Kampus Unwidha Klaten, Rismanto Gatot Trisilo mengatakan, galeri investasi merupakan bentuk kemitraan yang terjalin antara kampus Unwidha dengan BEI Cabang Solo.

“Melalui galeri investasi ini, masyarakat Klaten dan civitas akademika di Unwidha dapat melihat dan mencari data dari semua emiten,” terangnya.

Pos terkait