Persiapkan Kapolres Yang Promoter, Sespim Lemdiklat Polri Libatkan Masyarakat

Pimpinan Sespim Lemdiklat Polri, Kapolres Klaten, dan para responden berfoto bersama, Selasa (10/12/1019).

WartaKita.org – Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri melakukan penelitian di Polres Klaten, Selasa (10/12/1019).

Penelitian ini dimaksudkan untuk optimalisasi Sespim menengah (Sespimmen) Sespim Lemdiklat Polri guna mempersiapkan Kapolres yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter).

Bacaan Lainnya

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dalam sambutan mengaku bangga karena Pimpinan Lemdiklat Polri yaitu Irjen Polisi Joko Iriyanto berkenan hadir sendiri, atau tidak diwakilkan.

“Terima kasih kepada Pimpinan dan staf Sespim Lemdiklat yang telah mau hadir di Klaten. Penelitian ini bukan (penelitian) ecek-ecek. Karena itu, lembar pertanyaan yang telah disiapkan nanti silahkan dikerjakan dengan baik. Bapak, ibu silahkan memberikan penilaian yang seobyektif mungkin,” katanya.

Kapolres AKBP Wiyono Eko Prasetyo menyatakan, keberadaan dan kinerja Kapolres itu berpengaruh pada kehidupan masyarakat. Maka, Kapolres harus sering bersilaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat agar tercipta kondisi yang kondusif di masyarakat.

“Selama dua bulan bertugas di Klaten, kami telah memprogramkan Jumat Berkah, patroli gabungan beberapa Polsek setiap malam, razia miras pada siang hari, pembinaan rohani setiap hari Kamis, dan lainnya. Ini adalah upaya kami untuk mendekatkan diri pada masyarakat, dan meningkatkan kapasitas personil Polres Klaten,” ujarnya.

Sedang Supervisor Sespim Lemdiklat Polri Irjen Polisi Joko Iriyanto menyampaikan, Sespim Polri itu  bertugas mencetak perwira. Dan saat reses (libur sekolah), kesempatan itu digunakan untuk penelitian mengenai sejauh mana Kapolres bekerja dan melayani masyarakat.

“Ke depan, tugas polisi itu semakin berat. Apalagi sekarang ini sudah masuk di era revolusi industri 4.0. Maka, produk Sespim (Kapolres dan lain-lain) ini perlu terus dievaluasi. Dan untuk mengevaluasi (produk Sespim) ini kita melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Ini bertujuan agar nantinya Sespim Polri dapat mencetak pimpinan-pimpinan Polri yang baik, yang Promoter,” tandasnya

Sementara itu Ketua Tim peneliti Brigadir Jenderal Petrus Waine menjelaskan, maksud dan tujuan dari penelitian ini untuk “menjemput bola” 5 sampai 10 tahun ke depan. Dari evaluasi dan masukan masyarakat ini bisa saja memunculkan mata pelajaran yang baru di Sespim Polri.

“Dalam evaluasi ini ada 3 item, yaitu lembar A, B, dan C. Di lembar itu ada sejumlah pernyataan dan pertanyaan yang harus dijawab. Juga ada pertanyaan khusus yang harus dijawab oleh perwakilan responden yang telah dipilih. Pernyataannya seputar kemimpinan, manajemen, pelayanan, dan lainnya,” paparnya.

Usai pengarahan dari Ketua Tim peneliti, para responden mengerjakan “soal” dari pernyataan dan pertanyaan pada lembaran yang telah disiapkan.

Pos terkait