Warta Kita.org – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 116 menyelenggarakan kegiatan “SIGAP UMKM” (Digitalisasi Kode QR) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kragan ini diikuti oleh 28 pelaku UMKM perwakilan dari setiap Rukun Tetangga (RT) setempat.
Program ini digagas sebagai langkah nyata penguatan literasi keuangan digital di tingkat desa sekaligus merespons perubahan pola transaksi konsumen yang makin mengarah pada sistem nontunai (cashless).
Melalui SIGAP UMKM, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis mengenai pentingnya integrasi teknologi dalam bisnis, tetapi juga didampingi secara langsung untuk membuat kode QR pembayaran secara langsung menggunakan aplikasi GoPay Merchant.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa Berkelanjutan
Kegiatan SIGAP UMKM dirancang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDGs Nomor 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Melalui pemanfaatan pembayaran digital, UMKM Desa Kragan didorong untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan membangun pencatatan keuangan yang transparan demi mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif (SDGs 8).
Di sisi lain, integrasi sistem pembayaran digital mengurangi ketergantungan pada resi fisik kertas serta transaksi tunai yang tidak terukur (SDGs 12).
Ketua Kelompok KKN Literasi UNS 116 menegaskan pentingnya adaptasi digital bagi pelaku usaha lokal agar mampu bertahan di tengah arus modernisasi.
“Program SIGAP UMKM hadir bukan sekadar memberikan pelatihan teknis, melainkan sebuah bentuk pendampingan berkelanjutan untuk UMKM di Desa Kragan. Pemanfaatan kode QR melalui GoPay Merchant memberikan kemudahan transaksi yang aman dan cepat, sekaligus
menjadi pijakan awal bagi warga untuk mengelola bisnis secara modern mengikuti perkembangan zaman,” ujar Ketua Kelompok KKN Literasi UNS 116.
Edukasi Menyeluruh Dan Praktik Langsung

Pelaksanaan program terbagi dalam dua sesi utama: pertama, Sosialisasi Transaksi Digital. Tim KKN memberikan wawasan mendalam mengenai pergeseran perilaku konsumen, keamanan transaksi digital, serta potensi peningkatan omzet melalui kemudahan metode pembayaran.
Kedua, Pendampingan Praktik GoPay Merchant. Tim KKN memandu peserta langkah demi langkah, mulai dari pengunduhan aplikasi, verifikasi identitas dan data usaha, hingga proses generating kode QR yang siap dicetak dan dipasang pada etalase toko.
Perangkat Desa Kragan menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Tim KKN Literasi UNS 116.
Pihak desa berharap pendampingan teknologi seperti ini dapat terus berlanjut agar kapasitas digital masyarakat desa semakin merata.
Melalui program SIGAP UMKM, Tim KKN Literasi UNS 116 berkomitmen melahirkan kemandirian ekonomi berbasis digital di Desa Kragan.
Transformasi ini diharapkan menjadi pendorong utama penguatan ekosistem UMKM lokal yang adaptif, berkelanjutan, dan siap bersaing di era digital.









