Jelang Arus Mudik Lebaran, Satlantas Polres Klaten Bersama Instansi Terkait Periksa Kesehatan Pengemudi Dan Kelayakan Armada Bus

Satuan Lalu Lintas Polres Klaten bersama instansi terkait melaksanakan pemeriksaan kesehatan pengemudi dan ramp check kendaraan angkutan umum sebagai langkah antisipasi arus mudik Lebaran 2026.

Warta Kita.org – Satuan Lalu Lintas Polres Klaten bersama instansi terkait melaksanakan pemeriksaan kesehatan pengemudi dan ramp check kendaraan angkutan umum sebagai langkah antisipasi arus mudik Lebaran 2026.

Kegiatan yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan dinas terkait ini digelar di Terminal Ir Soekarno Klaten pada Selasa (10/3/2026).

Bacaan Lainnya

Upaya ini untuk memastikan keselamatan penumpang dan kelayakan moda transportasi yang digunakan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Klaten, Kapolres Klaten, jajaran Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, serta personel Satlantas Polres Klaten dan pengelola terminal. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi umum.

Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan pengemudi dan kernet bus berupa pendataan personal, pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, serta tes urine guna memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima dan bebas dari penyalahgunaan zat berbahaya.

Selain itu, petugas juga memberikan pendidikan masyarakat (dikmas) tentang tertib berlalu lintas kepada pengemudi dan kru angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan sebelum memulai perjalanan.

Pemeriksaan juga menyasar kelengkapan administrasi dan kondisi teknis kendaraan meliputi fungsi rem, lampu penerangan, wiper, klakson, kondisi ban, alat pemadam api ringan (APAR), pemecah kaca darurat, serta kotak P3K.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengecek sekitar 48 armada bus dan 100 awak pengemudi. Ditemukan satu armada bus yang menggunakan klakson tidak sesuai spesifikasi serta lampu strobo putih, sehingga pengemudi diimbau untuk melepas perangkat tersebut karena berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Klaten AKP Wendi Andranu menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik.

“Kami melaksanakan kegiatan ramp check serta pemeriksaan kesehatan pengemudi sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik. Tujuannya agar masyarakat yang menggunakan moda transportasi umum dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman hingga sampai tujuan,” ujarnya.

AKP Wendi Andranu menjelaskan, selain pemeriksaan kendaraan, kondisi kesehatan pengemudi menjadi perhatian utama karena berpengaruh langsung terhadap keselamatan perjalanan.

“Pengemudi kami periksa kesehatannya secara menyeluruh untuk memastikan tidak mengalami gangguan kesehatan maupun terindikasi menggunakan narkotika. Hasil pemeriksaan laboratorium memang membutuhkan waktu, namun jika ditemukan pelanggaran akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan,” jelasnya.

Wendi menambahkan, secara umum kondisi armada bus yang diperiksa dalam keadaan laik jalan dan tidak ditemukan pelanggaran teknis yang membahayakan keselamatan penumpang.

“Dari hasil pengecekan kendaraan sejak pagi, seluruh armada dalam kondisi baik dan siap beroperasi. Ini menjadi indikator positif bahwa penyedia jasa transportasi telah mempersiapkan kendaraannya dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau para pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik dan mental selama bertugas, serta rutin melakukan pengecekan kendaraan sebelum perjalanan.

“Kami mengingatkan seluruh pengemudi untuk menjaga kebugaran tubuh dan fokus selama berkendara. Periksa kondisi kendaraan secara menyeluruh, terutama ban dan sistem pengereman, karena faktor tersebut sering menjadi penyebab kecelakaan di perjalanan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Klaten berharap tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik Lebaran. Upaya preventif ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan serta meminimalkan risiko fatalitas korban di jalan raya.

Pos terkait