Waspadai Maraknya Politik Uang, Henry Indraguna Siapkan 2.000 Satgas

Kegiatan fogging di Kelurahan Gergunung, Selasa (9/4/2019).

WartaKita.org – Calon Anggota DPR RI dari Partai Perindo KRAT Henry Indraguna menyiapkan sekitar 2.000 orang satuan tugas (Satgas) untuk mengawasi dan memberantas politik uang di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V.

Nantinya, Satgas  ini akan mengawasi secara “senyap” untuk melakukan pencegahan terjadinya politik uang di masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

Bacaan Lainnya

Pernyataan ini disampaikan Henry Indraguna di sela-sela upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan sistem fogging di Kampung Rinembe, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Selasa (9/4/2019).

“Seperti halnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), maka politik uang di daerah yang dikatakan dapil “neraka” ini (Dapil Jawa Tengah V) juga harus diberantas hingga ke akar-akarnya,” kata Henry.

Calon Legislatif (Caleg) Partai Perindo nomor urut 1 ini menjelaskan, para satgas yang telah terbentuk ini akan mulai bergerak secara masif dari tanggal 15 sampai 17 April mendatang di 4 Kabupaten dan Kota yang memang potensi terjadinya politik uang sangat tinggi.

“Jika ditemukan indikasi politik uang dan disertai bukti kuat, kita tidak segan untuk melaporkan kepada pihak berwenang agar diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Terkait fogging di Gergunung, Caleg Partai Perindo dari Dapil Jawa Tengah V ini didampingi Ketua DPD Partai Perindo Klaten, Heru Dwi Giarto dan Rescue Perindo menyisir satu per satu rumah warga dengan menyemprotkan abate untuk membasmi nyamuk Aides Aigepty yang menyebabkan demam berdarah.

“Saya hadir di sini atas permintaan masyarakat untuk melakukan fogging di lingkungan sekitar Kelurahan Gergunung ini,” terangnya.

Pengacara kondang ini mengatakan, kegiatan fogging seperti ini kedepan harus terus ditingkatkan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kesadaran berperilaku hidup sehat dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan mereka.

Pos terkait