Rayakan HUT Ke 59, Kevikepan Surakarta Gelar Perayaan Ekaristi Syukur Dan Pesta Rakyat, Usung Tema “Berziarah Mewartakan Kabar Suka Cita”

Kevikepan Surakarta merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-59 dengan Perayaan Ekaristi Syukur dan Pesta Rakyat di Gereja Paroki Santo Paulus Kleca, Kota Surakarta pada Selasa (14/10/2025) malam.

Warta Kita.org – Kevikepan Surakarta merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-59 dengan Perayaan Ekaristi Syukur dan Pesta Rakyat di Gereja Paroki Santo Paulus Kleca, Kota Surakarta pada Selasa (14/10/2025) malam.

Perayaan Ekaristi Syukur yang mengusung tema “Berziarah Mewartakan Kabar Suka Cita” ini dipimpin oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Semarang (KAS) Rama Fransiskus Xaverius Sugiyono, Pr sebagai selebran utama bersama Vikaris Episkopalis (Vikep) Kevikepan Surakarta Rama Herman Yosef Singgih Sutoro, Pr dan sejumlah rama Koordinator Rayon di Kevikepan Surakarta sebagai konselebran.

Bacaan Lainnya

Rangkaian liturgi diawali dengan Paraliturgi dari anak-anak dan remaja Paroki Santo Inigo Dirjodipuran yang membawakan tarian. Tarian ini menggambarkan ungkapan rasa syukur atas perjalanan Kevikepan Surakarta selama 59 tahun yang telah mengalami dinamika dalam peziarahan hidup bersama paroki-paroki se Kevikepan Surakarta.

Untuk diketahui, berdasarkan data terbaru tahun 2025, Kevikepan Surakarta telah berkembang menjadi 29 paroki dan 1 stasi. Hal ini mengalami peningkatan signifikan dari data tahun 2017 yang mencatat 23 paroki, 2 kuasi paroki, dan 3 paroki administrasi.

Diperkirakan, ada sekitar 9.000 umat turut menghadiri Perayaan Ekaristi Syukur tersebut.

Pada Perayaan Ekaristi Syukur ini, Vikep Kevikepan Surakarta Rama Herman Yosef Singgih Sutoro, Pr memberikan penekanan pada visi dan misi pelayanan Kevikepan Surakarta saat ini.

Rama Herman menyatakan bahwa pelayanan akan lebih difokuskan pada karya sosial karitatif (karya cinta kasih) dan pendidikan.

“Fokus pelayanan kita adalah membangun Gereja yang inklusif, yang berarti merangkul semua orang tanpa memandang suku, agama, ras, dan antar-golongan. Ini harus diwujudkan dalam aksi nyata kasih di tengah masyarakat,” kata rama.

Usai Perayaan Ekaristi Syukur, umat diajak untuk mengikuti pesta rakyat yang diadakan di sekitar gereja dengan berbagai hiburan.

Sedang Ketua Panitia Perayaan HUT ke 59 Keviskepan Surakarta, Yustinus Gabriel Rusanto Adhi menyatakan, Perayaan Ekaristi Syukur ini menjadi momen penting untuk menciptakan kesatuan, saling mengenal, memperhatikan, dan mendukung satu sama lain di antara para pelayan Gereja.

“Hari Ulang Tahun ke 59 Kevikepan Surakarta ini dirayakan dengan Perayaan Ekaristi Syukur. Tujuannya untuk menyatukan seluruh rama dan pengurus agar terjalin kesatuan dan saling mendukung dalam pelayanan,” ujarnya.

Rusanto Adi menjelaskan, Kevikepan Surakarta ini lahir bersamaan dengan Kevikepan Semarang dan Kevikepan Yogyakarta. Pemekaran ini dilakukan karena wilayah Keuskupan Agung Semarang (KAS) kala itu dianggap terlalu luas.

​”Agar para rama lebih dekat dengan umatnya, lebih mengetahui kondisi sosial, ekonominya, bagaimana pendidikannya, bagaimana kesehatannya, dan bagaimana kehidupannya, sehingga seluruh umat bisa terlayani dengan baik,” jelasnya.

Usai Perayaan Ekaristi Syukur, umat mengikuti pesta rakyat yang diadakan di sekitar gereja dengan berbagai hiburan.

Pos terkait