WartaKita.org – Rumah Baca Nusantara Inklusi yang berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten merupakan sebuah rumah baca dan memiliki beberapa fasilitas sumber belajar yang dapat dikategorikan cukup baik.
Salah satu fasilitas pendidikan tersebut adalah perpustakaan.
Namun perpustakaan di Rumah Baca Nusantara Inklusi belum memenuhi standar perpustakaan sesuai dengan standar perpustakaan yang tertera pada Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 10 Tahun 2017.
Karena bahan pustaka yang ada belum dikelola dengan baik.
Pengelolaan bahan pustaka pada koleksi perpustakaan Rumah Baca Nusantara Inklusi ini belum memenuhi standar perpustakaan yang telah ditetapkan.
Oleh karena itu, pelabelan dan katalogisasi buku menjadi salah satu program kerja yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Desa Cokro. Program kerja itu dilaksanakan pada Kamis (1/8/2024) di perpustakaan Rumah Baca Nusantara Inklusi.

Mahasiswa KKN Undip di Desa Cokro, Robby Dwi Kurniawan menyampaikan, pelabelan dan katalogisasi adalah membuat entri dalam kartu atau daftar mengenai buku dan bacaan perpustakaan lainnya yang ada dalam koleksi perpustakaan yang disusun menurut aturan tertentu.
Beberapa langkah-langkah yang dilakukan pada proses katalogisasi diantaranya adalah pemilahan buku sesuai jenis, menentukan label dan jenis buku, melakukan pelabelan sesuai dengan jenis buku, penyimpanan dan perawatan koleksi perpustakaan, serta melakukan pendataan untuk kepentingan inventarisasi buku di perpustakaan.
“Kegiatan pelabelan dan katalogisasi di perpustakaan Rumah Baca Nusantara Inklusi ini diharapkan dapat dilanjutkan dan dipertahankan dalam pengelolaan bahan pustaka, perawatan bahan pustaka, penyimpanan, serta pengelolaan pelayanan perpustakaannya,” harap mahasiswa Program Studi Informasi dan Hubungan Masyarakat Konsentrasi Perpustakaan, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro ini.









