Edukasi Ramah Lingkungan, Mahasiswa KKN Undip Lakukan Eksperimen PLTA Kepada Siswa SDN Cokro

Mahasiswa KKN Undip berfoto bersama anak-anak SDN Cokro di sela kegiatan edukasi ramah lingkungan dengan memperkenalkan konsep PLTA pada Sabtu (10/8/2024).

WartaKita.org – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar kegiatan edukasi ramah lingkungan dengan memperkenalkan konsep Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) melalui sebuah eksperimen sederhana di SD Negeri Cokro, Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten pada Sabtu (10/8/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang energi terbarukan kepada anak-anak sejak usia dini.

Bacaan Lainnya

Eksperimen PLTA ini dirancang agar mudah dipahami oleh siswa Kelas 3 dan Kelas 4 SD.

Mahasiswa KKN Undip, Kansha Maharani Rossita membawa peralatan sederhana yang menunjukkan cara kerja PLTA, di mana air yang mengalir digunakan untuk menggerakkan turbin kecil yang menghasilkan listrik.

“Kami ingin anak-anak memahami pentingnya energi bersih dan terbarukan. Melalui eksperimen PLTA ini, kami berharap mereka bisa melihat langsung bagaimana air bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik,” katanya.

Mahasiswa Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro itu menyampaikan, eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan miniatur PLTA sederhana yang dirancang untuk mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam eksperimen tersebut, mahasiswa KKN Undip menjelaskan prinsip kerja PLTA, mulai dari aliran air yang menggerakkan turbin hingga menghasilkan listrik. Anak-anak diajak secara langsung untuk mengoperasikan miniatur PLTA tersebut.

“Seru sekali! Ternyata air bisa jadi listrik,” kata salah seorang siswa SD Cokro dengan antusias setelah berhasil menyalakan lampu kecil menggunakan listrik yang dihasilkan dari miniatur PLTA itu.

Mahasiswa KKN Undip menjelaskan prinsip kerja PLTA kepada anak-anak SDN Cokro, mulai dari aliran air yang menggerakkan turbin hingga menghasilkan listrik.

Selain menjelaskan teknis PLTA, mahasiswa KKN Undip juga memberikan pengetahuan tentang manfaat energi terbarukan dan dampaknya terhadap lingkungan.

“Kami juga ingin anak-anak tahu bahwa energi terbarukan seperti PLTA lebih ramah lingkungan. Terlebih dengan adanya potensi sumber air yang melimpah di Desa Cokro ini,” jelas Kansha.

Para guru di SDN Cokro menyambut baik kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga bisa melihat langsung bagaimana ilmu tersebut diterapkan,” ucap salah satu guru SD Cokro.

Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa KKN Undip berhasil menunjukkan bahwa pendidikan tentang lingkungan dan energi terbarukan bisa dilakukan dengan cara yang interaktif dan menarik, membangkitkan rasa ingin tahu anak-anak, serta memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa mendatang.

Pos terkait