Tingkatkan Literasi Anak, Mahasiswa KKN Undip Ciptakan Metode Pembelajaran Yang Interaktif Dan Menyenangkan Di SDN 2 Tibayan

Suasana pembelajaran di SDN 2 Tibayan berlangsung meriah seusai pembagian hadiah dan buku.

WartaKita.org – Inisiatif kreatif dalam dunia pendidikan terus bermunculan.

Salah satunya melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Tibayan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Anggota KKN Tim II Undip, Alaina Aisya Fasyya membuat program untuk meningkatkan literasi siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan di SD Negeri 2 Tibayan pada Rabu (31/7/2024).

Dua pendekatan utama yang diusung adalah “Spin the Wheel Review Book” dan “Bedah Buku” yang ditujukan khususnya bagi guru dan siswa Kelas 5.

Alaina Aisya Fasyya menyampaikan, masalah utama yang dihadapi SDN 2 Tibayan adalah rendahnya tingkat literasi di kalangan siswa.

Berdasarkan pengamatan, sejumlah siswa masih belum lancar membaca. Ini tentu saja menjadi hambatan dalam proses pembelajaran mereka.

Selain itu, minat untuk mengunjungi perpustakaan sekolah juga terbilang rendah. Kurangnya dorongan untuk membaca buku di luar jam pelajaran menjadi salah satu faktor yang berpotensi menghambat perkembangan kebiasaan membaca yang berkelanjutan.

Alaina berfoto bersama Tim KKN Undip dan anak-anak Kelas 5 SDN 2 Tibayan.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Alaina Aisya Fasyya bersama timnya memperkenalkan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.

“Spin the Wheel Review Book” merupakan permainan edukatif yang dirancang untuk memotivasi siswa dalam membaca dan meresensi buku dengan cara yang menarik. Dalam permainan ini, siswa memutar roda keberuntungan yang akan menentukan aspek buku mana yang harus mereka bahas. Pendekatan ini tidak hanya membuat siswa lebih tertarik untuk membaca, tetapi juga melatih kemampuan mereka dalam menganalisis dan menyampaikan pendapat.

Selain itu, kegiatan “Bedah Buku” dilaksanakan untuk mendorong siswa agar lebih kritis dan mendalam dalam memahami isi buku. Siswa diajak untuk berdiskusi dan mengeksplorasi berbagai elemen dalam buku yang mereka baca, seperti tema, karakter, dan pesan moral.

Diskusi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi siswa, tetapi juga membangun kebiasaan berpikir analitis yang akan bermanfaat dalam kehidupan mereka ke depan.

Output dari program ini sangat beragam dan kreatif.

Siswa dan guru bersama-sama menghasilkan poster yang berisi ajakan membaca dan penjelasan tentang pentingnya literasi. Selain itu, siswa juga membuat scrapbook yang berisi resensi buku bacaan mereka, yang menjadi salah satu bentuk ekspresi kreativitas dan pemahaman mereka terhadap buku yang dibaca.

Media pembelajaran “Spin the Wheel” yang dikembangkan dalam program ini juga menjadi alat bantu yang efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari di SDN 2 Tibayan.

Penyerahan output dari Alaina kepada Kepala SDN 2 Tibayan, Emy

Program ini disambut baik oleh para guru dan siswa di SDN 2 Tibayan. Mereka merasakan manfaat langsung dari metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan ini. Dengan adanya program ini, diharapkan tingkat literasi siswa SDN 2 Tibayan dapat meningkat secara signifikan, menciptakan generasi yang lebih gemar membaca dan memiliki kemampuan berpikir kritis yang kuat.

Program ini tidak hanya memberikan dampak positif jangka pendek, tetapi juga berpotensi membentuk kebiasaan membaca yang berkelanjutan di kalangan siswa.

Pos terkait