Berbagi Kasih, Jemaat GKJ Jatinom Wilayah V Kemiri Adakan Pasar Murah Dan Berbagai Pelayanan Gratis Untuk Masyarakat

Jemaat Gereja Kristen Jawa Jatinom Wilayah V Kemiri mengadakan kegiatan pasar murah di gereja setempat pada Sabtu (13/7/2024).

WartaKita.org – Jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jatinom Wilayah V Kemiri mengadakan kegiatan pasar murah di gereja setempat di Dukuh Satriyan, Desa Kemiri, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten pada Sabtu (13/7/2024).

Tak hanya pasar murah. Pada kesempatan itu, jemaat juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, potong rambut gratis, pijat gratis, dan panggung gembira.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia pasar murah, Andreas Suharjo menyampaikan, pasar murah ini diadakan untuk membantu masyarakat dalam menyediakan kebutuhan sembako dengan harga terjangkau. Kegiatan ini sebagai bentuk aksi sosial Gereja di tengah masyarakat dengan “Berbagi Kasih”.

“Dalam pasar murah ini kami menyediakan berbagai barang seperti beras, gula, minyak goreng, mie instan, terigu, susu, kopi, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi, kaos, kemeja, sandal, sandal jepit, dan sebagainya. Semuanya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasaran dan berkualitas baik,” katanya.

Pasar murah yang diadakan Jemaat Gereja Kristen Jawa Jatinom Wilayah V Kemiri pada Sabtu (13/7/2024) disambut baik oleh masyarakat sekitar.

Andreas Suharjo menyatakan, dalam pasar murah ini, panitia bekerjasama dengan Yayasan Higher Than Ever (HTE) Semarang untuk mendapatkan barang langsung dari distributor. Dalam hal ini, panitia mengakomodasi untuk membantu menyalurkan kepada masyarakat dengan harga distributor.

“Karenanya, kami mengucapkan terima kasih kepada Muspika Tulung (Camat, Kapolsek, dan Danramil) yang telah memberikan ijin, kepada Yayasan HTE Semarang, Keluarga Besar Bapak Jito Taru Pranoto (Mbak Nana), serta Keluarga Bapak Joko Indarto dan Ibu Yanti. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Kemiri  berserta Perangkat Desa yang telah memberikan dukungan demi terselenggaranya kegiatan pasar murah ini. Dan juga, terima kasih kepada warga Dukuh Satriyan RT 03, RW 02, Desa Kemiri yang bersedia memberikan akses jalan untuk mobilitas kendaraan,” ucapnya.

Masyarakat menyambut baik pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan Jemaat Gereja Kristen Jawa Jatinom Wilayah V Kemiri pada Sabtu (13/7/2024).

Andreas menambahkan, selain pasar murah, panitia juga mengadakan berbagai kegiatan pendamping, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan 5 dokter dan tenaga medis lainnya, potong rambut gratis dengan tenaga-tenaga ahli di bidangnya, pijat gratis, dan panggung gembira.

“Acara panggung gembira ini diisi dengan berbagai games (permainan) dan menyediakan banyak doorprize,” ungkapnya.

Masyarakat menyambut baik pijat gratis yang diadakan Jemaat Gereja Kristen Jawa Jatinom Wilayah V Kemiri pada Sabtu (13/7/2024).

Sedang Pendeta GKJ Jatinom, Pendeta Wahyu Nirmala mengatakan, gereja hidup di tengah-tengah masyarakat. Karenanya, kemanfaatannya atau kehadirannya harus dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Dengan pasar murah ini diharapkan, kehadiran gereja dapat dirasakan, dan bisa meringankan beban hidup (perekonomian) masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Camat Tulung Hendri Pamungkas dalam sambutan berharap, kegiatan pasar murah ini dapat terus diadakan pada kesempatan yang lain.

“Karena masyarakat terlihat sangat senang dan menyambut baik kegiatan pasar murah ini,” tandasnya.

Masyarakat menyambut baik potong rambut gratis yang diadakan Jemaat Gereja Kristen Jawa Jatinom Wilayah V Kemiri pada Sabtu (13/7/2024).

Pasar murah ini disambut baik oleh masyarakat sekitar. Mereka antusias mendatangi pasar murah dan mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan. Masyarakat merasa diringankan dengan adanya pasar murah ini.

“Kami membeli paket sembako yang berisi beras 2 kg, gula 1 kg, dan minyak 1 liter dengan harga Rp40 ribu. Harganya jauh lebih murah dibanding harga pasaran. Kami merasakan, pasar murah ini sangat membantu masyarakat di Desa Kemiri dan sekitarnya. Semoga pasar murah ini bisa diadakan lagi di lain waktu,” ucap Jumadi, warga Dukuh Selap, Desa Kemiri.

Pos terkait