WartaKita.org – Anak-anak Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Kalurahan Bajarasri, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo menggelar Ibadat Sabda dalam rangka ucapan syukur atas kesembuhan Suster M Christera OSF dari sakit dan menyongsong 90 tahun berdirinya panti asuhan tersebut pada Minggu (14/01/2024) sore.
Untuk diketahui, Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro ini berdiri sejak tanggal 19 Desember 1934.
Enjel dan Kati, mewakili anak-anak panti asuhan lainnya dalam sambutan mengatakan, Suster M Christera OSF dalam kesehariannya tidak mengenal lelah untuk melayani dan menyayangi anak-anak panti.
Ibadat sabda dihadiri oleh para rama, suster, bruder, frater yang berkarya di Paroki Boro, anak-anak panti asuhan putra, serta Keluarga Agus yang datang mewakili keluarga besar Suster Christera OSF.
Lagu “PerlotonganMu” mengawali ibadat sabda yang dipimpin oleh Tania dan Tias ini.
Dalam pesannya Tania dan Tias mengajak semua yang hadir untuk merindukan kehadiran Tuhan dalam pribadi masing-masing, karena Tuhan lebih dahulu hadir dalam diri mereka.
Lebih lanjut Tania dan Tias mengungkapkan bahwa pribadi Suster Christera OSF ini susah ditebak. Namun suster memiliki karakter yang baik saat anak-anak mendapat teguran.
“Bukan bermaksud untuk memarahi anak-anak, namun memiliki tujuan yang baik supaya anak-anak tidak salah dalam melakukan pekerjaan apapun. Bahkan dalam keadaan sakitpun Suster Christera masih tetap melayani anak-anak dengan sekuat tenaga,” kata mereka.
Ibadat sabda ditutup dengan lagu “Surya Bersinar” yang dinyanyikan secara meriah dengan iringan musik kulintang yang dimainkan oleh anak-anak panti.
Sedang Suster M Christera OSF, selaku pimpinan Panti Asuhan Putri mengucapkan terima kasih atas dukungan doa dari para rama, suster, frater, dan bruder yang berkarya di Paroki Boro, bapak ibu yang hadir, dan terlebih pada salah satu donatur yaitu Papi Thomas dan Mami Suli yang dengan setia berbagai berkah pada anak-anak panti.
Suster Christera menyampaikan, selama 4 tahun berkarya di Panti Asuhan, dirinya pernah mengalami batas kelemahan dan kritis serta mengharap pertolongan saat sakit. Dan pertolongan itu datang saat menerima Sakramen Minyak Suci dari Rama Subyantara Putra Perdana, Pr sehingga dapat sehat kembali.
“Terima kasih Rama Subyantara. Hidup adalah anugerah. Kita diberi kesempatan apapun, dan tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Semuanya dapat terjadi. Bila ingin sukses, belajarlah pada keteladanan hidup Yesus,” pesan Suster Christera pada anak-anak panti asuhan.









