WartaKita.org – SD Pangudi Luhur Sugiyopranoto Klaten terus berupaya untuk mengembangkan karakter peserta didik.
Pengembangan karakter peserta didik ini dibentuk melalui berbagai kegiatan yang dapat menggali potensi siswa dalam berbagai bidang kegiatan akademik yang sesuai standar akademis serta didukung fasilitas dan teknologi yang memadai. Ini ditujukan untuk pembentukan diri yang mandiri, bertanggungjawab, mampu bekerjasama, kreatif dan inovatif.
Kepala SD Pangudi Luhur Sugiyopranoto Klaten, Thomas Agung Wibowo menyampaikan, untuk mewujudkan pengembangan karakter peserta didik tersebut, maka sekolah memiliki program Outing Class untuk tahun pembelajaran 2022/2023.
“Outing Class merupakan salah satu di antara kegiatan dan proses pembelajaran yang inovatif. Melalui Outing Class peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mengesankan pada dirinya. Sehingga hal tersebut sangat dimungkinkan akan berpengaruh pada pengembangan mental dan kepribadian peserta didik,” katanya.
Thomas Agung Wibowo menjelaskan, Outing Class kali ini diadakan di De Christo Equine Park Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten pada Senin (20/3/2023) pagi.
“Maksud dan tujuan diadakannya Outing Class ini yaitu pertama, membentuk karakter peserta didik agar menjadi manusia yang ber-Karakter dan Unggul dalam Prestasi. Kedua, menumbuhkan semangat kerja sama dan gotong royong. Dan ketiga, meningkatkan motivasi belajar,” paparnya.
Agung Wibowo mengatakan, Outing Class ini diikuti oleh 185 anak. Terdiri dari 36 anak Kelas I, 38 anak Kelas II, 43 anak Kelas III, 38 anak Kelas IV, dan 30 anak Kelas V.

Adapun rundown treatmen outbound dalam Outing Class ini yaitu opening ceremony (yang berisi doa bersama, serah terima, selamat datang dan perkenalan), pemanasan (diringi lagu On My Way atau Mari Bergembira, chicken dance, senam otak dengan iringan Lagu Naik Delman), kekompakan (dan kebalikannya, yaitu berhitung 1 sampai 8), konsentrasi (up normal team), keberasamaan (mencari teman tidak harus pilih dalam lingkaran besar), Berjoget (diiringi lagu Terima Kasih Guru, semua peserta membentuk lingkaran), dan kemudian istirahat minum.
Selanjutnya diadakan fun game dan kompetisi game, berkuda secara gantian kelas, memberi makan pada hewan, makan siang, sayonara, dan closing ceromony.

Kegiatan Outing Class ini disambut baik Ketua Komite Sekolah SD Pangudi Luhur Sugiyopranoto Klaten, Lucia Desi Mariyana.
Menurutnya, Outing Class yang dikemas dalam agenda kegiatan outbond dan animal riding and feeding ini memberikan kesempatan kepada anak-anak dalam mengalami secara nyata pengalaman-pengalaman belajar yang menyenangkan dan mengesankan, yaitu bagaimana mengembangkan sikap dan perilakunya yang lebih unggul dan berkarakter dalam mencapai sasaran, serta bagaimana berinteraksi dengan hewan serta lingkungannya.
“Pada permainan kelompok besar misalnya, anak anak yang awalnya malu, terbiasa bermain dan berinterksi terbatas dengan teman satu kelas, akhirnya mau dan mampu berjuang untuk mencari teman di lain kelas. Anak-anak sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerjasama dengan kakak maupun adik kelas lebih daripada sebelumnya dalam mencapai sasaran,” katanya.
Lucia Desi Mariyana menambahkan, demikian pula dalam permainan kompetisi yang mendukung anak-anak berpikir. Anak-anak mencoba mengenali cara baru dalam mencapai sasaran yang lebih baik daripada sebelumnya. Ketika menghadapi kesulitan dan bahkan ada yang terjatuh, anak-anak mau kembali bermain walau ada luka. Mereka nampak semangat, ceria dan terus berupaya, berkomunikasi dan bekerjasama, tetap menjalankan permainan dan arahan walau dalam situasi panas dan lelah.
“Demikian juga dalam animal riding dan feeding, anak-anak mengembangkan keberanian dan kepercayaan untuk melakukan hal baru dan membantu mengembangkan kepekaan dan pengetahuan baru terkait hewan-hewan dan lingkungannya,” ungkapnya.

Outing Class yang dikemas dengan outbond ini ternyata memberi kesan yang menyenangkan pada anak-anak. Seperti yang dirasakan Stella Vitae, siswa Kelas 1 SD Pangudi Luhur Sugiyopranoto Klaten.
“Saya senang bisa berpetualangan dengan teman-teman. Banyak game seru, baik yang berkelompok maupun yang kerjasama, seperti estafet air, memindahkan batu bata dengan tali rafia secara kelompok dan lain-lain. Juga ada panjat tebing untuk melatih keberanian, belajar mencintai alam dan binatang dengan memberi makan hewan (kelinci, ayam dan kuda), dan banyak lagi. Dan yang paling seru, sat naik kuda poni,” ucapnya.









