Pertanyakan Tentang Dewasa, Akar Project Bersama 10 Seniman Muda ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni Rupa “Menjaga Bara”

Akar Project menggelar pameran seni rupa bersama 10 seniman muda ISI di Ruang Pamer JNM Bloc.

WartaKita.org – Akar Project bersama 10 seniman muda (mahasiswa) dari Jurusan Seni Murni ISI Yogyakarta menggelar pameran seni rupa bertajuk “Menjaga Bara” di Ruang Pamer Jogja National Museum (JNM) Bloc, 3 sampai 11 Desember 2022, dari pukul 11.00 sampai 21.00 WIB.

Pameran ini terbuka dan gratis untuk masyarakat umum.

Para seniman muda itu yakni Rizal Alfian, Sanggi, Wardi Sukmahidayatullah, Ganjar Arie Sadewa, Alpanggih Mustiko, Apandi Yusup, Ilham Fahmi, Pradipa Arya, Alfi Syahriar dan Odelia Philosophia.

Pameran dengan judul “Menjaga Bara” ini berawal dari pemikiran anggota Akar Project tentang masa depan yang mana sering menimbulkan kegelisahan pada hati setiap manusia. Seperti halnya dengan kedewasaan. Pameran ini diadakan sebagai pengingat bahwa semangat dalam menciptakan karya harus tetap menyala.

Menurut mereka, banyak sekali definisi tentang apa itu dewasa. Hal ini yang sering, dan bahkan selalu dibicarakan dan terdengar di telinga manusia.

“Tetapi, apakah arti dari dewasa? Apakah ketika kita sudah mulai menginjak usia diatas legal?  Kenyataannya bukan. Arti kata “dewasa” yang selalu identik dengan suatu pencapaian yang besar, membuat pertanyaan-pertanyaan semakin sulit dijawab. Perihal kedewasaan masih sangat samar, dan bahkan hampir tidak berwujud,” kata mereka.

Mereka menyatakan, menjadi dewasa merupakan sebuah fase panjang yang mana harus dilalui oleh seorang manusia. Untuk menjadi dewasa, juga tidak serta merta dapat digapai dengan melalui pencapaian umur. Melainkan bagaimana manusia tetap bisa menjaga api semangat di dalam diri sendiri untuk tetap bisa menyala.

“Menjadi pengingat bahwa kita harus tetap bisa semangat untuk diri sendiri. Karena perjalanan hidup masih panjang dan banyak impian-impan yang masih harus diraih,” ujar mereka.

Mereka mengatakan, judul “Menjaga Bara” memiliki makna bahwa setiap seniman, khususnya seniman muda harus tetap menjaga semangat dan selalu berusaha untuk terus bergerak maju dalam dunia kesenian. Tetap berkarya dan berkreasi dalam setiap menciptakan karyanya, dalam bentuk seni apapun.

“Adanya pameran perdana dari Akar Project ini akan menjadi pengingat kepada kita, bahwa semua manusia harus tetap menyalakan api dalam diri kita, untuk tetap maju dan menatap masa depan yang lebih baik,” tandas mereka.

Menurut mereka, pameran ini terinspirasi dari permasalahan yang sedang mereka alami, yaitu proses untuk menjadi dewasa.

“Harapannya, pameran #MenjagaBara ini bisa menjadi pengingat untuk kita semua, agar tetap menyalakan api dalam diri dan tetap maju untuk menatap masa depan,” harap mereka.

Pos terkait