WartaKita.org – Sebanyak 4.544 pengurus Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Desa dan Kelurahan se Kabupaten Klaten periode 2022 – 2025 dikukuhkan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di Stadion Trikoyo Klaten, Rabu (16/11/2022).
Pengukuhan pengurus PKUB Desa dan Kelurahan ini bersamaan dengan peringatan Hari Toleransi Internasional.
Bupati Klaten Sri Mulyani sebelum mengukuhkan pengurus PKUB yang tersebar di 401 Desa dan Kelurahan se Kabupaten Klaten ini menyampaikan, pengukuhan ini dinilai penting untuk menjaga kerukunan serta keharmonisan masyarakat dan umat beragama.
“Dalam hal ini, umat beragama bersama Pemerintah harus melakukan upaya bersama dalam memelihara kerukunan agama. Salah satu upaya yang ditempuh untuk menciptakan kerukunan agama adalah mewujudkan pola hubungan yang dialogis dan komunikatif antar pemeluk agama guna merumuskan paradigma sosial,” katanya.
Sri Mulyani mengungkapkan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), PKUB, dan tokoh agama memiliki peran besar dalam membina kerukunan antar umat beragama.
“Kerukunan beragama adalah hubungan antar maupun inter umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, menghormati dan menghargai kesetaraan dalam pengalaman ajaran agamanya,” ujarnya.
Bupati berharap, pengurus PKUB memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya kehidupan yang dinamis yang dapat menciptakan kerukunan antar umat beragama.
“Selanjutnya, kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan memiliki sikap modernisasi dan toleransi sehingga dapat ditiru untuk mewujudkan kerukunan terhadap masyarakat. Semoga dengan acara ini dapat menciptakan masyarakat yang toleransi dan rukun sehingga dapat mempermudah pembangunan Kabupaten Klaten menjadi lebih baik serta Klaten semakin maju, mandiri dan sejahtera,” harapnya.
Sedang Ketua FKUB Kabupaten Klaten, KH Syamsuddin Asyrofi dalam laporan mengatakan, kegiatan Pengukuhan pengurus PKUB Desa dan Kelurahan ini sengaja dibarengkan dengan peringatan Hari Toleransi Internasional guna menggambarkan bahwa Klaten mampu melahirkan PKUB dengan adanya sinergitas dengan Pemerintah Daerah.
“Pemberdayaan masyarakat Klaten untuk membangun kerukunan itu penting. Maka dibentuklah PKUB tingkat Kecamatan di 26 Kecamatan dengan total pengurus sebanyak 540 orang. Dan saat ini kita bentuk PKUB di 401 Desa dan Kelurahan dengan total pengurus sebanyak 4.544orang,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Sukahet memberikan penghargaan kepada Bupati Klaten Sri Mulyani sebagai Bupati yang paling peduli dan inovatif dalam membangun kerukunan dan merawat NKRI.
Juga diadakan penandatanganan deklarasi damai dan toleransi antar umat beragama oleh Wakil Kepala BPIP, Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri, Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Kemenag Republik Indonesia, serta Bupati Klaten.









