24 SSB Dari Jateng Dan DIY Ikuti Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Dandodiklatpur Klaten

Komandan Dodiklatpur Klaten berfoto bersama para pejabat, panitia dan timSSB yang akan bertanding di Festival Sepak Bola Usia Dini di Lapangan Dodiklatpur Klaten, Sabtu (18/6/2022).

WartaKita.org – Sebanyak 24 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Komandan Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran (Dandodiklatpur) Klaten di Lapangan Dodiklatpur Klaten, Sabtu sampai Minggu (18-19/6/2022).

Ketua panitia, Eko Prasetyo menyampaikan, Festival Sepak Bola Usia Dini ini diikuti anak-anak usia 11 tahun atau kelahiran tahun 2011.

Bacaan Lainnya

Ada 24 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang mengikuti Festival Sepak Bola Usia Dini ini.

Peserta berasal dari Sekolah Sepak Bola Ksatria Solo, Persig Plupuh, Mataram Utama, Mars Garuda, HW UMY, Mars Rajawali, Sayegan United, Pandowoharjo, Bina Putra Jaya, Gama YK, AT Farmasi, Matra Sadewa, GFA Semarang, HW Kulonprogo, DKC Biru, Kalasan A, Pesat Magelang, IM Karanganyar, Mars Solo, Kalasan B, Binus Klaten, Baturetno, DKC Merah, dan Matra Nakula.

“Peserta dibagi dalam enam grup, dimana setiap grup terdiri dari empat SSB. Pertandingan menggunakan dua lapangan. Satu tim terdiri dari tujuh pemain. Sedang durasi main adalah 2 kali 10 menit, diselingi istirahat beberapa menit,” katanya.

Sedang Komandan Dodiklatpur Klaten Letkol Inf Marolop Edison Bala Hutapea mengaku bersyukur bisa mengadakan Festival Sepak Bola Usia Dini ini.

“Kami sebagai tuan rumah, sangat bersyukur. Karena jujur, pekerjaan ini bukan pekrejaan kami sendiri. Kami dibantu Pak Eko (Prasetyo), dan rekan-rekan, sehingga kami dapat menyelenggarakan Festival Sepak Bola Usia Dini di tempat ini,” ujarnya.

Letkol Inf Marolop Edison Bala Hutapea berharap, Festival Sepak Bola Usia Dini ini bisa menjadi agenda periodik dan kedepan, akan lebih banyak pesertanya.

“Kami mengusulkan ke Pak Sekda (Klaten), untuk Festival Sepak Bola Usia Dini mendatang memperebutkan Piala Bupati Klaten. Ini akan lebih menyedot animo warga lagi. Kami siapkan tempatnya. Kami siap adakan. Piala Bupati ini sebagai symbol bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten men-support prestasi persepakbolaan usi dini di Klaten,” tandasnya.

Festival Sepak Bola Usia Dini ini mendapat tanggapan yang baik dari berbagai kalangan.

Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan rasa bangganya atas penyelenggaraan Festival Sepak Bola Usia Dini ini.

Alhamdulillah, kami merasa sangat bangga. Ini luar biasa. Akhirnya, setelah dua tahun pandemi, bisa ada lagi festival sepakbola yang diprakarsai Pak Eko dan rekan-rekan dan Komandan Dodiklatpur. Panitia berhasil menyelenggarakan festival sepak bola kelompok usia dini 11 tahun dengan Piala Dandodiklatpur. Kami sangat support. Semoga (Festival Sepak Bola Usia Dini) ini menghasilkan bibit-bibit yang luar biasa untuk persepakbolaan di Indonesia kedepan,” harapnya.

Komandan Dodiklatpur Klaten menendang bola sebagai tanda dibukanya di Festival Sepak Bola Usia Dini di Lapangan Dodiklatpur Klaten, Sabtu (18/6/2022).

Hamenang Wajar Ismoyo meminta agar Festival Sepak Bola Usia Dini ini tidak hanya terselenggara di tahun ini. Tetapi juga dapat diadakan setiap tahun, dengan peserta yang lebih banyak, dan kelompok umurnya juga bertambah.

“Sehingga Festival Sepak Bola Usia Dini ini dapat menjadi event tahunan yang menyedot animo warga masyarakat tidak hanya di Kabupaten Klaten. Tetapi juga sampai ke Jateng dan DIY, dan bahkan luar Jawa,” ungkapnya.

Sementara itu Pj Sekda Klaten Jajang Prihono mewakili Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada teman-teman SSB DKC (Depo Kartika Candra) yang telah berinisiatif mengadakan Festival Sepak Bola Usia Dini ini.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih luar biasanya atas fasilitasinya, penyediaan tempat serta sarana dan prasarananya. Kolaborasi ini kita harapkan terus kita sinergikan. Kalau saat ini Pemerintah (dirasa) belum maksimal, (maka) kita akan sama-sama (bekerjasama),” paparnya.

Jajang Prihono menyatakan, Pemerintah Daerah segera menyiapkan langkah-langkah lebih lanjut, utamanya dalam pengelolaan sepak bola melalui Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Klaten.

“Mudah-mudah an dengan kegiatan seperti ini kita kolaborasikan dengan kegiatan resmi di Askab (PSSI Klaten). Sehingga nanti akan nyambung terus, pola-pola pembinaan sepak bola di berbagai usia. Jadi teman-teman yang lain, klub-klub yang lain, mari mengambil inisiatif,” pesannya.

Terkait usulan diadakannya Festival Sepak Bola Usia Dini yang memperebutkan Piala Bupati Klaten, Jajang menyambut baik.

“Ini ide luar biasa. Kita siap. Akan kita laksanakan. Biar kompetisi-kompetisi ini yang akan kita putar dulu. Kita rumuskan kompetisi yang lebih besar, yang cakupannya lebih luas, baik dari sisi usia maupun ruang lingkup wilayahnya,” ungkapnya.

Jajang berharap, dengan Festival Sepak Bola Usia Dini ini, pertama, bisa menghidupkan kembali semangat anak-anak yang sudah dua tahun tidak punya kesempatan untuk berkompetisi. Kedua, dari kompetisi ini akan muncul bakat-bakat pesepakbola yang selama ini dicari.

“Harapannya, teman-teman klub bisa mencari bibit-bibit yang dari Klaten, dari berbagai usia. Sehingga ketika kita butuh pemain, tidak repot mencari ke mana-mana. Karena kita sudah punya stok pemain yang cukup,” ucapnya.

Pos terkait