WartaKita.org – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten bekerjasama dengan Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan (Kaminvetcad) IV-29/Klaten mengadakan pelatihan pembuatan pakan ternak alternatif dan pemeliharaan ayam sehat bagi penyandang disabilitas di Balai Desa Sukorejo, Kamis (24/3/2022).
Pelatihan pembuatan pakan ternak alternatif dan pemeliharaan ayam sehat ini bertujuan untuk menyejahterakan para penyandang disabilitas di Kabupaten Klaten.
Dan sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, maka Kepala Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan IV-29/Klaten Mayor Inf Puji Mulyono bersama Kepala Desa (Kades) Sukorejo Suryono memberikan bantuan plasma berupa Day Old Chicken (DOC) ayam pedaging kepada 16 peternak penyandang disabilitas se Kabupaten Klaten.
Penyerahan bantuan plasma berupa DOC ayam pedaging ini salah satunya diberikan kepada penyandang disabilitas di Desa Birit, Kecamatan Wedi pada Selasa (5/4/2022).
Kepala Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan IV-29/Klaten Mayor Inf Puji Mulyono menjelaskan, bantuan DOC ayam pedaging yang diberikan kepada peternak penyandang disabilitas ini dengan sistem plasma. Artinya, bantuan DOC ayam pedaging ini nantinya akan diberikan atau digulirkan kepada peternak lainnya.
“Dengan usaha ini diharapkan saudara-saudari kita (penyandang disabilitas) tersebut bisa memiliki kemandirian di bidang usaha dan ketahanan di bidang pangan. Dengan demikian, para penyandang disabilitas tersebut bisa sejahtera hidupnya,” harapnya.
Puji Mulyono menyampaikan, DOC ayam pedaging ini dipelihara dengan pakan alternatif berbahan maggot, dan minumannya di-treatment (perlakuan) dengan menggunakan enzim berbahan baku buah-buahan. Jadi bukan vaksin yang berbasis kimia.
“Dengan begitu, akan menghasilkan ayam dengan kualitas daging yang baik dan menyehatkan atau non kolesterol,” jelasnya.
Sementara itu peserta plasma dari Kecamatan Pedan, Nugroho menyambut baik program pemberdayaan yang diinisiasi oleh seorang prajurit TNI yang masih aktif ini.
“Kami senang dan menyambut baik program ini. Karena usaha ini memiliki program yang berkelanjutan yaitu Koperasi Mitra Usaha Mandiri yang bergerak khusus untuk saudara-saudari difabel agar memiliki kemandirian di bidang ketrampilan beternak ayam sehat. Semoga kami dapat hidup lebih sejahtera,” ucapnya.









