WartaKita.org – Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten sebagai bagian dari pusat layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Klaten melaksanakan penyemprotan eco enzyme di lingkungan rumah sakit setempat pada Jumat ( 7/1/2022).
Penyemprotan eco enzyme ini sebagai bentuk dukungan nyata kegiatan penyemprotan eco enzyme serentak se Kabupaten Klaten yang dicanangkan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.
Direktur Utama Rumah Sakit Cakra Husada Klaten dr Netty Herawati, Sp.OG menyampaikan, Rumah Sakit Cakra Husada Klaten sudah menggunakan eco enzyme sejak lama, yaitu sejak rumah sakit ini berdiri.
”Ibu Susilowati Cakra (pendiri Rumah Sakit Cakra Husada Klaten) sudah berpengalaman sekali terkait eco enzyme ini. Beliau menginginkan Rumah Sakit Cakra Husada Klaten ini menggunakan eco enzyme sebagai bahan untuk dicampurkan dalam cairan untuk mengepel seluruh lantai dan kamar mandi di rumah sakit ini,” katanya.

dr Netty Herawati, Sp.OG menjelaskan, eco enzyme merupakan zat atau enzyme yang berbahan dari limbah organik sisa sayuran dan buah-buahan yang diolah sedemikian rupa yang kemudian dicampur dengan gula. Kemudian, enzyme itu dibiarkan selama kurang lebih tiga bulan sehingga menjadi cairan disinfektan yang ramah terhadap lingkungan.
“Jadi kalau di Klaten saat ini sedang digalakkan penyemprotan eco enzyme ke udara, maka diharapkan udara di Kabupaten Klaten terbebas dari virus-virus yang berbahaya,” jelasnya.
Netty Herawati menyampaikan, selain untuk mengepel lantai dan kamar mandi, eco enzyme juga bisa digunakan sebagai bahan campuran untuk cat tembok.
“Sehingga cat tembok tersebut ramah terhadap lingkungan dan ramah terhadap manusia,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Bupati Klaten Sri Mulyani mencanangkan penyemprotan eco enzyme serentak se Kabupaten Klaten pada Jumat (7/1/2022) ini.
Penyemprotan eco enzyme serentak sebanyak 50.000 sprayer ini untuk memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia – Indonesia) penyemprotan eco enzyme dengan peserta terbanyak.
Pencanangan penyemprotan eco enzyme serentak dilakukan di Alun-Alun Klaten dan diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa di Kabupaten Klaten.







