WartaKita.org – Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar pameran seni rupa di Exhibition Hall Taman Budaya Kulon Progo selama 15 hari dari Jumat sampai Sabtu (10-25/12/2021).
Pameran seni rupa yang mengusung tema “Gugah” ini diikuti oleh 40 seniman dari Kulon Progo dan menampilkan 60 karya seni.
Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Kulon Progo, Wruhantoro menjelaskan, tema “Gugah” ini mengandung filosofi tentang kebangkitan masyarakat.
“Terutama para seniman dalam berkreativitas, beraktifitas, dan membangun pasca pandemi Covid –19, sehingga momentum ini dinamakan Gugah,” katanya.

Wruhantoro menyampaikan, tujuan utama pameran seni rupa ini untuk memberikan ruang ekspresi, promosi, dan eksplorasi seni bagi para seniman di Kulon Progo. Pameran seni rupa ini juga dalam kerangka untuk pembinaan, perkembangan, dan edukasi bagi para seniman.
“Suasana keguyuban antar seniman juga sangat melekat ketika seluruh seniman di Kulon Progo berkumpul di satu tempat untuk saling mengenal dan saling mengapresiasi karya masing – masing,” ujarnya.
Wruhantoro berharap, pameran seni rupa ini dapat membantu memajukan perkembangan seni di Kabupaten Kulon Progo dan menjadi sarana untuk mempromosikan daerah.
“Kita berharap, pameran seni rupa ini dapat menjadi momentum bahwa seni rupa ikut serta berkontribusi dan berpartisipasi dalam peristiwa akselerasi pembangunan yang terjadi di Kulon Progo dan menjadi sarana promosi daerah,” harapnya.

Dalam pemilihan karya dari para seniman, dihadirkan kurator yang memang sudah berpengalaman dan ahli. Kurator yang dihadirkan yaitu Ketua Forum Seni Rupa Kulon Progo Samsuri Nugroho dan Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta I Gede Arya Sucitra.
Peran para kurator sangat membantu dalam memilih dan menyeleksi hasil karya para seniman yang sekiranya dapat dipamerkan.
Para kurator juga memberikan bimbingan dan nasihat kepada para seniman terkait bagaimana syarat suatu karya seni rupa supaya dapat masuk ke dalam pameran yang bertaraf internasional.
Jika ingin berkunjung diwajibkan untuk reservasi terlebih dahulu melalui WhatsApp kepada panitia dan memilih sesi yang dikehendaki. Setiap harinya terbagi menjadi 4 sesi untuk mengurangi terjadinya kerumunan pengunjung.









