Bantu Warga Terdampak Covid-19, Polres Klaten Bagikan Ratusan Paket Beras

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu memberikan paket beras kepada masyarakat yang terdampak covid-19 dalam masa (PPKM) Darurat ini.

WartaKita.org – Polres Klaten melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) kepada warga yang terdampak covid-19 di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kasubag Humas Iptu Nahrowi mengatakan, bakti sosial dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, yaitu pada hari Senin dan Selasa (12-13/7/2021).

Bacaan Lainnya

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pembagian paket beras dengan sasaran warga dan para pedagang kecil serta tukang ojek yang terdampak pendapatannya akibat pembatasan aktifitas selama pemberlakuan PPKM Darurat.

“Sampai saat ini sudah ratusan paket beras yang kami bagikan kepada masyarakat. Semuanya diserahkan langsung oleh Bapak Kapolres dengan didamping PJU (Pejabat Utama) Polres Klaten,” katanya.

Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Nahrowi menjelaskan, pada hari pertama bakti sosial, Kapolres Klaten menyerahkan paket beras kepada komunitas tukang ojek online. Untuk pelaksanaannya di Mapolres Klaten.

Sedangkan pada hari kedua, Kapolres menyerahkan bantuan kepada pedagang hik yang berjualan di wilayah Kota Klaten dan warga serta tukang ojek pangkalan. Pada hari kedua ini, Kapolres yang didampingi para PJU Polres Klaten berkeliling menyerahkan bantuan secara langsung di lokasi para pedagang hik berjualan maupun di pangkalan ojek.

“Sudah beberapa hari pedagang hik ini diminta tutup lebih cepat, sehingga pendapatan mereka berkurang. Tukang ojek juga sama. Penumpang jadi sepi. Semoga apa yang kami berikan ini bisa membantu kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Iptu Nahrowi menyatakan, selain membagikan paket beras, dalam kesempatan bakti sosial tersebut Kapolres Klaten dan rombongan juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. Masyarakat diminta disiplin memakai masker serta tidak bepergian kecuali untuk kepentingan yang mendesak.

“Kami berharap masyarakat mendukung dan patuh dalam PPKM Darurat ini. Semuanya demi keselamatan masyarakat. Masker wajib dipakai, hindari berkerumun kemudian ngobrol. Di rumah saja kecuali urusan sangat penting,” pesannya.

Sementara itu salah satu penerima bantuan, Riyanto (35) mengaku senang atas perhatian Polres Klaten.

Ia mengatakan, selama PPKM Darurat ini pendapatannya sebagai pedagang hik berkurang signifikan. Jam jualan yang biasanya sampai pukul 23.00 Wib, kini dibatasi pukul 20.00 Wib. Ditambah akses ke lokasinya berdagang juga masuk dalam jalur penyekatan.

“Terima kasih Pak, sudah membantu kami. Memperhatikan rakyat kecil seperti kami. Saat ini pembeli banyak yang takut ke luar rumah, sehingga penghasilan jadi berkurang. Semoga kondisi cepat pulih seperti sebelumnya,” harapnya.

Pos terkait