2604 Personil Sat Lantas Polda Jateng Amankan Libur 1 Muharam, Wadirlantas: Arus Lalin Normal, Belum Ada Lonjakan

Wadir Lantas Polda Jawa Tengah AKBP Muhammad Syarhan didampingi Kasat Lantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman memberikan masker kepada pengunjung Candi Prambanan, Jumat (21/8/2020).

WartaKita.org – Sebanyak 2604 personil jajaran Satuan Lalu Lintas se Polda Jawa Tengah bersama Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) melakukan pengamanan arus lalu lintas pada masa liburan panjang (long weekend) peringatan 1 Muharram 1442 Hijriyah ini.

Selain mengamankan arus lalu lintas, personil Sat Lantas ini juga mengamankan pengunjung obyek wisata di Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Pernyataan ini disampaikan Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadir Lantas) Polda Jawa Tengah AKBP Muhammad Syarhan di sela melakukan pemantauan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Klaten, Jumat (21/8/2020) .

“Ini adalah kegiatan (pemantauan lalu lintas) yang kedua. Yang pertama saat menjelang peringatan 17 Agustus (HUT ke 75 RI). Dan saat ini pada peringatan 1 Muharam,” katanya.

Wadirlantas Polda Jawa Tengah AKBP Muhammad Syarhan menyatakan, berdasarkan pemantauan, jalan dari Semarang sampai Klaten, baik jalur tol maupun arteri, belum ada lonjakan jumlah kendaraan atau masih normal.

“Jumlah kendaraan relatif seperti biasa. Yang dominan, kendaraan dari luar Jawa Tengah, baik dari Jakarta dan Bandung. Kemungkinan, mereka akan mengunjungi keluarganya di sini (Jawa Tengah), atau rekreasi di Jawa Tengah,” ujarnya.

‎AKBP Muhammad Syarhan menjelaskan, jajaran Sat Lantas mengamankan jalur dari barat ke timur di wilayah Polda Jateng yang menjadi arus masuk. Dari mulai Brebes sampai Kali Kangkung, dilanjutkan dari Tol Banyumanik sampai Sragen di perbatasan Jawa Timur.

“Kita tidak hanya terfokus pada pengguna jalan, atau fokus di jalan saja. Tetapi kita juga lakukan pemantauan dan pengamanan di obyek wisata,” terangnya.

AKBP Muhammad Syarhan menambahkan, sampai saat ini, ada 62 obyek wisata di Jawa Tengah yang sudah dibuka. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada pengunjung obyek wisata untuk  peduli terhadap penanganan dan pencegahan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Karena saat ini masih pandemi covid-19, maka kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. Dan bagi pengunjung obyek wisata, kami minta untuk mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak,” pesannya.

Syarhan mengatakan, dari hasil pemantauan nampak bahwa kesadaran masyarakat untuk memakai masker mulai meningkat. Hal ini antara lain karena petugas selalu mengimbau dan memberikan masker kepada pengguna jalan.

“Ini bukan karena apa-apa. Tetapi ini untuk mencegah Covid-19 serta demi kesehatan dan keselamatan kita bersama. Warga pasti berharap, datang ke suatu titik (tempat), maka saat pulang ke tempat asalnya tidak terpapar Covid-19,” tandasnya.

Pos terkait