WartaKita.org – Sebagai bentuk keprihatinan atas terjadinya pandemi Covid-19, para seniman tari di Kabupaten Klaten yang tergabung di Kandang Srawung Biyung Bibi menciptakan tarian yang diberi nama ?! (simbol tanda tanya dan tanda seru).
Tarian ?! ini dipentaskan tanpa penonton di sejumlah lokasi seperti di Dukuh Bometen, Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten dan di Sendang Banyu Urip, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari serta Air Terjun Luweng, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul pada Minggu (5/7/2020).
Seniman asal Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten yang juga anggota Kandang Srawung Biyung Bibi, Supriyadi Jimbling menyampaikan, pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak luar biasa terhadap berbagai sendi kehidupan, termasuk perekonomian. Hal ini juga dirasakan para seniman tari. Agenda job pentas terpaksa batal akibat pandemi Virus Corona.
“Meski saat ini kita sedang dilanda pandemi Covid-19, namun seniman tak boleh menyerah. Seniman tetap harus bangkit dan mengasah kemampuan diri untuk terus berkarya dan berinovasi. Karena itulah Kandang Srawung Biyung Bibi menciptakan tarian yang diberi nama ?! (simbol tanda tanya dan tanda seru),” katanya.
Jimbling menjelaskan, dalam mengisi waktu luang akibat pandemi Covid-19 ini, para seniman tari berkarya sesuai kemampuan individu masing-masing. Dan terciptalah tari yang judulnya ?!.
“Biarlah masyarakat yang menamakan atau mengartikan simbol ?! tersebut. Tetapi yang jelas, tarian ini menceritakan perjalanan virus Corona mulai dari Wuhan, China sampai ke situasi new normal,” jelasnya.
Jimbling menyatakan, pentas tari melibatkan 15 penari. Terdiri dari 11 penari putri dan 4 penari putra. Penata tari adalah Moko dan Nunung. Sedang koordinator yaitu Endang Marta dan Ayon Biyung. Sementara penata iringan yakni Ketua Jurusan Pedalangan ISI Yogyakarta Ign. Krisna Nuryanta Putra.
“Kami berharap, dengan adanya pergelaran tari tanpa penonton ini akan membangkitkan kreatifitas dan karya seniman tari, khususnya di Kabupaten Klaten. Seniman tari harus tetap bangkit dan berkarya,” tandasnya.










Saya tertarik untuk meneliti tari tersebut,.. mohon minta kontak wa yang bersangkutan