WartaKita.org – Akademi Sekretari dan Manajemen (ASM) Marsudirini Santa Maria Yogyakarta menggelar Wisuda Diploma III Tahun Akademik 2022/2023 di auditorium kampus setempat pada Sabtu (30/9/2023).
Wisuda Diploma III ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta ini diikuti oleh 70 wisudawan. Terdiri dari 20 wisudawan Program Studi Manajemen, 33 wisudawan Program Studi Administrasi Perkantoran, dan 17 wisudawan Program Studi Hubungan Masyarakat.
Dalam wisuda ini terdapat tiga wisudawan yang mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dengan masa studi tiga tahun dari masing-masing Program Studi. Untuk Program Studi Administrasi Perkantoran diraih oleh Monica Valencia Joseph Sugiyanto dengan IPK 3,72. Untuk Program Studi Hubungan Masyarakat diraih oleh Syarifatun dengan IPK 3,53. Dan dari Program Studi Manajemen diraih oleh Alisa Arum Anugerah Wati dengan IPK 3,70.
Setiap wisudawan terbaik mendapatkan penghargaan dan bingkisan dari Lembaga, Bank Mandiri KCP Bantul, Berijalan Office member of Astra, Gardena Departemen Store and Supermarket dan Alumni ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta.
Pada wisuda kali ini, perwakilan wisudawan, Monika Agil Pradini dari Program Studi Administrasi Perkantoran yang mewakili seluruh wisudawan mengucapkan terima kasih karena boleh mengenyam pendidikan di ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta.
“Kami berharap, ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta terus berkembang menghasilkan lulusan-lulusan yang sukses, yang mampu bersaing di dunia kerja serta memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.
Monika Agil mengajak para wisudawan untuk menghadap ke belakang dan membungkukkan badan kepada orangtua yang telah berjasa kepada mereka.
“Terakhir, selamat kepada teman-teman semua yang telah berhasil menyelesaikan studi di ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta. Ini bukanlah akhir bagi kita semua, tetapi awal perjuangan memasuki babak baru,” ucapnya.

Sedang Ketua Yayasan Marsudirini Yogyakarta, Hendra Gondokesuma dalam sambutan mengatakan, jika seseorang telah melakukan sesuatu yang benar, maka sisanya serahkanlah kepada Tuhan.
“Tetapi kita juga harus bekerja keras, pantang menyerah, dan siap untuk beruntung. Karena bakat, cerdas dan dukungan lingkungan sangatlah penting,” ujarnya.
Sementara itu Direktur ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta, Suster M Paula Suwarni OSF mengajak para wisudawan yang sudah lulus untuk belajar dari filosofi metamorfosa kupu-kupu. Yang mempunyai arti sebagai perubahan.
“Selama tiga tahun bagaikan kepompong, mereka ditempa dengan aneka macam situasi. Dan ini tidak menjadi halangan bagi para wisudawan,” terangnya.
Suster M Paula Suwarni OSF mengemukakan, dengan belajar dari kupu-kupu, maka para mahasiswa selama tiga tahun ini akan mengalami perubahan. Dan perubahan itu sudah tampak. Dimulai dari perubahan penampilan hingga perubahan fokus.
“Belajar dari kupu-kupu yang mengalami metamorfosa yang kemudian dibentuk, dihadapkan dengan berbagai macam situasi, menimbulkan perubahan yang sudah tampak dari para wisudawan,” jelasnya.
Terkait, perwakilan wali atau orangtua wisudawan, Liesbeth Albertine Maks yang merupakan orangtua dari Emmanuela Galuh Yanalia Putri dalam sambutan berharap, ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta semakin sukses mengantarkan para wisudawan untuk menyambut masa depan mereka. ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta semakin menjadi idola untuk mahasiswa yang akan menimba ilmu di kampus ini.
“Semoga para wisudawan bisa sukses, baik yang sudah mendapatkan pekerjaan maupun yang belum mendapatkan pekerjaan,” ucapnya.
Sebelum acara wisuda selesai, Unit Paduan Suara Clyanta ASMI Santa Maria Yogyakarta mempersembahkan dua buah lagu, yaitu Rame Rame dan Lebih Indah. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.









