WartaKita.org – Sebanyak 541 siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Klaten akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan mulai 1 November 2003.
Para siswa ini berasal dari enam program keahlian yaitu Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Pemasaran (PM), Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Broadcasting dan Perfilman (BP).
Pemberangkatan siswa PKL ini secara simbolis dilepas oleh Kepala SMK Negeri 1 Klaten Is Hardewi pada hari Senin, 30 Oktober 2023 pukul 07.45 WIB bersamaan dengan upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 95 tahun 2023.
Kepala SMK Negeri 1 Klaten Is Hardewi dalam arahan kepada para siswa Kelas XII yang akan melakukan PKL menyampaikan, selama enam bulan ke depan, anak-anak ini akan mengikuti Praktek Kerja Lapangan di berbagai tempat yang telah ditunjuk sebelumnya.
“Saya ingatkan kepada kalian, bahwa PKL itu adalah bagian dari masa pembelajaran. Maka jika kalian tidak mengikuti PKL, pasti tidak akan lulus. Untuk itu, kalian perlu terus berkomunikasi dengan guru pembimbing dan pimpinan di dunia kerja,” katanya.
Is Hardewi pun berpesan kepada para siswa Kelas XII yang akan melakukan PKL ini untuk selalu menjaga diri dan nama baik, baik itu diri sendiri, orangtua, keluarga, maupun sekolah.
“Mulai hari Rabu, 1 November 2023, kalian akan mengikuti PKL di tempat yang telah dipilih. Ingat, PKL itu godaannya banyak. Maka kalian harus satukan tekad, hanya untuk belajar. Selain itu, kalian juga harus mengikuti budaya kerja setempat. Jangan mengeluh dan mengeluh saja. Kalian harus menyesuaikan diri dengan budaya kerja. Intinya, jangan menyerah di tempat yang baru,” pesannya.

Sedang Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten Heru Siswanto yang didampingi Kepala Bidang Kepesertaan Andryardhi menjelaskan, program jaminan sosial ketenagakerjaan itu sangatlah penting. Tidak hanya bagi pelaku usaha saja, namun juga bagi siswa magang atau PKL.
“Siswa magang pun memiliki risiko yang sama dengan tenaga kerja ketika melakukan pekerjaan. Oleh karenanya sangat perlu dilindungi dalam Program BPJS Ketenagakerjaan. Karena selama kegiatan, jika terjadi risiko yang tidak diinginkan, akan dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan. Baik itu kecelakaan dalam perjalanan menuju perusahaan tempat magang, atau kecelakaan kerja di tempat magang,” jelasnya.
Heru Siswanto menyatakan, dengan terdaftarnya para siswa magang (PKL) dari SMKN 1 Klaten ini, maka akan memberikan perlindungan, rasa nyaman dan aman baik bagi siswa magang, orangtua, maupun pihak sekolah.
“Saat ini, jumlah siswa magang dari SMKN 1 Klaten itu ada sebanyak 541 siswa. Dan yang sudah terdaftar (sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan) ada sebanyak 454 siswa. Harapan kami dari BPJS Ketenagakerjaan Klaten, bahwa siswa magang dari seluruh SMK di Klaten ini bisa diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” harapnya.

Penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada para siswa PKL dari SMKN 1 Klaten ini secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten yang diwakili Account Representative Khusus (ARK) Anggit Dwi Cahayani dan Gilang Prima Yudhi.
Diikutkannya para siswa PKL dari SMKN 1 Klaten dalam program BPJS Ketenagakerjaan ini disambut baik oleh anak-anak.
“Saya senang dan bersyukur karena dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini, kalau ada apa-apa bisa dicover sama BPJS. Jadi saya merasa lebih aman dan nyaman,” ucap Slavira Naffa Hermita, siswa Kelas XII AK4 yang akan melakukan PKL di Matahari Klaten.









