4 Tahun Berkarya, DPR RI Endang Srikarti Handayani Adakan Pasar Murah Sembako Di Lebih Dari 150 Tempat

Endang Srikarti Handayani memberikan paket sembako kepada Kepala Desa Karangduren Muh Marsum, Minggu (27/5/2018).

WartaKita.org – Wakil rakyat harus hadir dan mau memperjuangkan aspirasi masyarakat. Wakil rakyat harus sering bersilaturahmi dan menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dirasakan rakyat.

Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani (ESH) saat mengadakan pasar murah sembako di Desa Karangduren, KecamatanKebonarum, Kabupaten Klaten pada Minggu (27/5/2018).

Bacaan Lainnya

“Wakil rakyat harus sering hadir di tengah-tengah masyarakat, supaya rakyat tahu keberadaan wakilnya (yang di DPR). Jangan hanya datang pada saat “membutuhkan” saja. Setelah dipilih, ya sudah. Itu namanya ngapusi (membohongi). Wakil rakyat mempunyai kewajiban untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Wakil rakyat harus datang membawa solusi. Sebab menjadi solusi itu yang penting,” katanya.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V yang meliputi Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Surakarta itu mengatakan, selama sekitar empat tahun menjadi wakil rakyat, ia sudah mengadakan pasar murah sembako di lebih dari 150 tempat.

“Seperti pagi ini. Kita mengadakan pasar murah sembako di Desa Karangduren. Pasar murah ini menjadi bagian dari dialog, bagian dari silaturahmi untuk menyerap aspirasi masyarakat, apa yang dibutuhkan rakyat. Sebagai wakil rakyat, saya harus datang, membawa buah tangan berupa sembako untuk masyarakat. Karena sembako ini bisa langsung dibawa pulang, dimasak, dimakan bersama keluarga. Ini sangat membahagiakan,” ujarnya.

Anggota DPR RI Komisi VI itu menyatakan, dalam pasar murah ini, pihaknya menyediakan lebih dari 2.000 paket sembako. Setiap paket sembako terdiri dari 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir. Warga diminta “menebus”-nya dengan harga Rp40 ribu per paket sembako. Sedang uang yang terkumpul dari pasar murah sembako ini akan disumbangkan untuk tempat ibadah dan pembangunan infrastruktur lainnya.

“Dalam pasar murah sembako ini tidak ada istilah memilah atau memilih (warga). Baik yang dulu memilih atau tidak memilih saya. Itu tidak penting. Yang penting, sekarang warga datang, dan pulangnya harus membawa sembako. Apalagi pada bulan Ramadhan ini. Warga membutuhkan sembako untuk dimasak, untuk dimakan pada saat buka puasa, atau saat mau sahur,” tandasnya.

Endang Srikarti Handayani menegaskan, pasar murah sembako ini bukan kampanye. Karena dirinya adalah anggota DPR RI yang sudah jadi (incumben). Sebab salah satu tugas DPR adalah memperjuangkan aspirasi rakyat.

Nah, pasar murah sembako ini adalah salah satu bagian dari memperjuangkan aspirasi rakyat, bagian dari meringankan beban masyarakat. Ini adalah amanat Undang Undang. Kalau saya tidak memperjuangkan aspirasi rakyat, maka saya bisa dianggap tidak menjalankan amanat Undang Undang,” terangnya.

Sedang Kepala Desa Karangduren Muh Marsum menjelaskan, warga penerima manfaat dari pasar murah sembako ini ada sekitar 1.100 keluarga. Dan mayoritas dari penerima manfaat itu bekerja sebagai petani.

“Pasar murah sembako ini sangat membantu warga, sangat meringan beban masyarakat. Karena harganya murah sekali,” ucapnya.

Pos terkait