2 Desa Di Klaten Utara Salurkan BLT DD Tahap II, Swasta Bagikan 1.600 Paket Sembako Kepada Warga Belangwetan

Bupati Klaten berfoto bersama Muspika Klaten Utara, Kades, dan warga Belangwetan penerima BLT DD tahap II, Jumat (19/6/2020) pagi.

WartaKita.org – Dua desa di Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten yaitu Desa Jebugan dan Belangwetan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap II pada Jumat (19/6/2020) pagi.

Warga Desa Jebugan yang menerima BLT DD tahap II sebanyak  58 Kepala Keluarga (KK). Sedang warga Desa Belangwetan yang menerima BLT DD sejumlah 164 KK.

Bacaan Lainnya

Penyaluran BLT DD di Desa Jebugan dan Belangwetan ini dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani.

Kepala Desa (Kades) Belangwetan Hartono mengatakan, jumlah KK di Desa Belangwetan yang menerima bantuan sosial (bansos) akibat dampak virus corona atau covid-19 ada sebanyak 1.485 KK.

Bansos yang diterima warga ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) 254 KK, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 385 KK, BPNT Perluasan 98 KK, Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial RI tahap I ada 67 dan tahap II 157 KK, tahap III tidak ada KK yang menerima, tahap IV ada 144 KK, tahap V tidak ada KK yang menerima, dan tahap VI ada 15 KK.

Sedang Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berwujud sembako dari Provinsi Jawa Tengah ada 98 KK, bansos sembako Pemkab Klaten 103 KK, dan penerima BLT DD sebanyak 164 KK.

“Tak hanya itu. Sektor swasta di Desa Belangwetan seperti Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten, dealer Toyota, Swalayan Anugerah, dan Toko Sapto Argo juga ikut ambil bagian memberikan paket sembako sebanyak 1.600 paket yang langsung diberikan kepada warga yang membutuhkan,” katanya.

Sedang Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan di Belangwetan mengingatkan kepada seluruh warga Kabupaten Klaten untuk mentaati protokol kesehatan. Warga diminta memakai masker saat berkegiatan di luar rumah, menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, dan menghindari kerumunan.

“Pasalnya, saat ini warga Klaten yang positif terinfeksi virus corona sebanyak 45 orang dengan perincian 21 pasien sembuh, 1 meninggal dunia, dan 23 orang masih dirawat di rumah sakit. Meski begitu, warga diimbau untuk tidak  takut dan tidak panik. Namun agar selalu waspada,” pesannya.

Bupati Klaten menjelaskan, setelah Pemerintah hadir dengan memberikan aneka bantuan sosial kepada masyarakat terdampak virus corona, maka tugas dan kewajiban masyarakat selanjutnya adalah mentaati protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah.

“Tujuannya, agar mata rantai penyebaran covid-19 dapat diputus dan tidak ada lagi warga yang tertular virus corona,” ajaknya.

Pos terkait