160 Peserta Dan 16 Gunungan Meriahkan Kirab Budaya Sedekah Bumi Loh Jinawi Di Manisrenggo

Gunungan hasil bumi memeriahkan Kirab Budaya Sedekah Bumi Loh Jinawi di Kecamatan Manisrenggo, Selasa (27/8/2019) siang.

WartaKita.org – Sebanyak 160 peserta atau kontingen dan 16 gunungan hasil bumi memeriahkan Kirab Budaya Sedekah Bumi Loh Jinawi di Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Selasa (27/8/2019) siang.

Kirab budaya yang dimulai dari Lapangan Desa Barukan dan berakhir di depan Polsek Manisrenggo ini mengangkat tema “Merti budaya mrih Klaten kuncara”.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia kirab Joko Lasono menyampaikan, kirab budaya ini diikuti 160 peserta atau kontingen dari desa, sekolah, paguyuban, komunitas, kantor, instansi, swasta, dan lainnya. Kirab budaya juga dimeriahkan dengan 16 gunungan hasil bumi dari 16 desa yang ada di Kecamatan Manisrenggo.

“Kirab budaya ini diadakan untuk memperingati dan memeriahkan hari jadi ke 215 Kabupaten Klaten dan hari ulang tahun (HUT) ke 74 Republik Indonesia. Kirab budaya ini rutin diadakan setiap tahun. Dan tahun ini digelar secara lebih meriah,” kata Kepala Desa Tijayan itu.

Sedang Camat Manisrenggo Wagiya menyatakan, dalam kirab budaya ini ditampilkan berbagai potensi yang ada di Kecamatan Manisrenggo. Baik itu potensi pertanian, ekonomi, sumber daya manusia (SDM), kesenian, budaya, dan lainnya.

“Kirab budaya ini adalah salah satu cara untuk menunjukkan berbagai potensi yang ada di masyarakat Manisrenggo. Juga untuk mensyukuri berbagai berkat yang diberikan Tuhan kepada masyarakat. Karena dalam kirab budaya ini juga ditampilkan gunungan hasil bumi yang dipajangi padi, jagung, ketela, dan aneka buah serta sayur,” ujar camat yang akan pensiun pada 1 September 2019 ini.

Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani menyambut baik dan mengapresiasi kirab budaya ini. Apalagi peserta dan pengunjung pada kirab budaya kali ini lebih banyak dan bervariasi.

“Saya sudah datang di kirab budaya ini dua kali. Dan kirab budaya kali ini sungguh luar biasa. Semoga dengan kirab budaya ini, masyarakat Kecamatan Manisrenggo semakin guyub dan rukun. Semoga masyarakat dapat menyaksikan dan menikmati berbagai potensi yang ada di Manisrenggo. Dan semoga masyarakat semakin dilimpahi berkat Tuhan,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Sri Mulyani juga menjanjikan akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp 16 milyar untuk pembangunan infrastruktur di Manisrenggo.

“Ke depan, eks Terminal Manisrenggo akan dibangun menjadi tempat wisata kuliner. Ruas jalan di Manisrenggo juga akan dibeton dan dihotmix. Jembatan di Desa Barukan juga akan diperlebar. Tujuannya agar akses jalan semakin baik dan lancar, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Manisrenggo,” paparnya.

Kirab budaya ini disambut antusias oleh masyarakat. Mereka menyaksikan kirab di sepanjang jalan yang dilalui kirab. Masyarakat menikmati berbagai potensi yang ditampilkan seperti gunungan hasil bumi.

“Saya mendapat buah dan sayur dari gunungan hasil bumi yang dibagikan tadi. Saya senang, karena saya bisa ngalap berkah dari gunungan hasil bumi itu. Buah dan sayur ini akan saya masak dan akan saya makan bersama keluarga,” ucap Subur, warga Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan yang ikut menyaksikan kirab budaya siang itu.

Pos terkait

1 Komentar

Komentar ditutup.