WartaKita.org – Perayaan Paskah dan peringatan Hari Kartini tahun 2022 ini menjadi sesuatu yang mengesan bagi Keluarga Besar SMK Pangudi Luhur (PL) Leonardo Klaten. Mengapa?
Karena pada moment tersebut, juga dilakukan launching mesin peranjang kertas buatan para siswa sekolah setempat.
Launching mesin peranjang kertas dilakukan di halaman SMK PL Leonardo Klaten, Kamis (21/4/2022) pagi.
Kepala SMK PL Leonardo Klaten, Bruder Yohanes Bosco Purwanto, FIC menyampaikan, pada tahun 2021, SMK PL Leonardo Klaten terpilih menjadi SMK Pusat Keunggulan. Karena itu, SMK PL Leonardo Klaten harus mampu menunjukkan keunggulannya baik dalam hard skill maupun soft skill, seperti kejujuran, kedisiplinan, ketertiban, tanggung jawab, dan sebagainya.
“Hari ini kita pantas bersyukur, karena teman-teman OSIS (SMK PL Leonardo Klaten) telah mampu berkreasi dan berinovasi dengan membuat mesin peranjang kertas. Karena itu, saya mengapresiasi dan menyambut baik karya dari anak-anak ini. Saya terus mendorong dan menyemangati kalian untuk terus berkreasi dan berinovasi,” katanya.
Bruder Yohanes Bosco Purwanto, FIC berharap, mesin peranjang kertas ini dapat terus dikembangkan dan disempurnakan. Mesin peranjang kertas ini bisa digunakan dan bermanfaat untuk masyarakat.
“Saya ingin anak-anak di sini menjadi pribadi yang unggul dalam hard skill dan soft skill. Menjadi pelajar yang baik, dan mampu menyiapkan masa depan lebih cerah,” harapnya.
Sedang Ketua OSIS SMK PL Leonardo Klaten, Khosy Wail Yusron Raihan menjelaskan, pembuatan mesin peranjang kertas ini berawal dari keinginan para siswa untuk mengupayakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman. Karenanya, para siswa berupaya memilah sampah (organik, anorganik dan lainnya) dengan benar dan mengolahnya, khususnya sampah kertas.
“Untuk itu, kami merencanakan mengembangkan kreatifitas dan inovasi dengan membuat alat perajang kertas. Pengolahan sampah kertas akan dilakukan dengan cara dirajang,” terangnya.

Khosy Wail Yusron Raihan menyatakan, melalui pembuatan alat perajang kertas ini diharapkan dapat ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup sesuai dengan program pengurus OSIS, yaitu Program Adiwiyata yang peduli dan berbudaya lingkungan.
“Melalui program ini diharapkan, para siswa (dan guru) SMK PL Leonardo Klaten semakin mencintai sekolah ini. Selain itu, semoga ini menjadi langkah awal yang baik bagi kami untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi,” tandasnya.
Launching mesin peranjang kertas karya siswa SMK PL Leonardo Klaten ini disambut baik oleh mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sekolah tersebut.
“Mesin peranjang kertas ini merupakan produk mini dan menjadi salah satu nilai yang perlu diapresiasi. Karya ini cukup realistis, yaitu menciptakan mesin berbasis lingkungan. Dan yang penting, kalau anak-anak itu punya ide, maka harus diwujudkan atau dikreasikan. Setelah itu terus lakukan inovasi,” ungkap Samrat, perwakilan dari PT Mega Andalan Kalasan (MAK).









