Warga Sidoharjo Sumringah, Uang Ganti Rugi Proyek Jalan Tol Senilai Rp57 Miliar Sudah Cair

Warga Sidoharjo penerima uang ganti rugi proyek jalan tol Yogyakarta - Solo berfoto bersama Kepala Kantor BPN Klaten Muhammad Agung Taufik Hidayat dan Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah Embun Sari, Selasa (2/2/2021).

WartaKita.org – Warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dan sekitarnya yang terkena proyek Jalan Tol Yogyakarta – Solo pada Selasa (2/2/2021) pagi itu nampak sumringah. Mengapa?

Karena mereka telah menerima pembayaran uang ganti rugi (UGR) dari lahan yang terdampak proyek jalan tol tersebut.

Bacaan Lainnya

Ada sebanyak 85 bidang tanah di Desa Sidoharjo yang saat itu menerima UGR. Total sejumlah Rp57.482.778.300 telah diberikan kepada pihak yang berhak.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Klaten Muhammad Agung Taufik Hidayat dalam laporan menyampaikan, total lahan yang terdampak proyek jalan tol Yogyakarta – Solo di Kabupaten Klaten ada 4.179 bidang dan tersebar 51 desa di 11 kecamatan.

Dari jumlah itu, ada 468 bidang di enam desa yang dijadwalkan menerima UGR, yakni Desa Sidoharjo, Polan, Kahuman, Kapungan, Sidomulyo, dan Mendak.

“Di Desa Sidoharjo ini sudah ada 85 bidang tanah yang menyetujui. Dengan nilai total uang ganti kerugiannya mencapai Rp57.482.778.300,” katanya.

Agung Taufik Hidayat menjelaskan, tahapan pembayaran UGR ini dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogyakarta – Solo dan BPN Klaten yang diikuti para pemilik lahan terdampak jalan tol. Pemilik lahan terlebih dulu melengkapi sejumlah persyaratan. Setelah itu, pemilik lahan melakukan pelepasan hak kepada PPK Jalan Tol.

“Pemilik lahan selanjutnya menyetujui nominal UGR. Kemudian dilanjut dengan pemberian buku rekening oleh pihak perbankan yang ditunjuk. Pencairan UGR langsung diberikan kepada pemilik lahan dengan ditransfer langsung ke masing- masing rekening tanpa ada potongan,” ujarnya.

Agung Taufik Hidayat menyatakan, sebanyak 85 bidang tanah itu merupakan lahan pertanian milik perorangan. Setiap pemilik lahan terdampak jalan tol menerima UGR yang berbeda- beda sesuai dengan lokasi. UGR itu ditentukan oleh tim apprasial berdasarkan hasil identifikasi dan verifikasi sebelumnya.

“Sebelum pemberian UGR ini, warga sudah mengikuti musyawarah. Dalam musyawarah sebelumnya, warga juga sudah mengetahui nominal yang akan diberikan. Setelah setuju, maka UGR ini kita berikan,” terangnya.

Sedang Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Jawa Tengah Embun Sari mengaku berbahagia bisa menghadiri acara di Desa Sidoharjo ini. Karena pada kesempatan ini, ada tiga acara sekaligus, yaitu pembayaran ganti kerugian dan pelepasan hak untuk Desa Sidoharjo, serta penyerahan sertipikat splitzing untuk Desa Sidomulyo.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah merelakan tanahnya untuk proyek jalan tol Yogyakarta – Solo. Semoga pembangunan jalan tol ini dapat berjalan dengan lancar. Dan semoga, uang ganti rugi ini dapat digunakan untuk sesuatu yang produktif, bukan yang konsumtif. Gunakan uang tersebut untuk sesuatu yang berkah,” harapnya.

Pada kesempatan itu Embun Sari juga mengapresiasi kerja cepat yang dilakukan Kantor BPN Klaten dalam menerbitkan sertipikat splitzing untuk warga yang terdampak proyek jalan tol Yogyakarta – Solo.

“Saya mengapresiasi kerja cepat BPN Klaten. Dengan sinergi yang baik, uang ganti rugi cepat terbayar, dan sertipikat splitzing langsung diterbitkan. Jadi, begitu warga terima uang ganti rugi, pulangnya juga membawa sertipikat splitzing. Ini merupakan terobosan pertama. Dan semoga juga bisa diikuti oleh BPN Sleman dan Boyolali,” tandasnya.

Sementara itu salah satu pemilik lahan terdampak jalan tol di Sidoharjo, Purhandowo mengatakan, luas tanah yang terkena proyek jalan tol mencapai 1.216 meter persegi. Sedang nilai UGR yang ia terima Rp 1.249.429.700. Rencananya, uang itu akan dibelikan lahan sawah pengganti.

“Rencana saya untuk beli sawah di Boyolali. Ya, untuk investasi saja, biar tidak langsung habis. Karena yang kena juga sawah, maka sebaiknya juga dibelilan sawah,” ucapnya.

Pos terkait