Warga Harus Siap Bela Negara Dari Ancaman Radikalisme

Suasana seminar bertajuk "Urgensi bela negara melalui pencegahan radikalisme bagi generasi milenial” di Kampus ASMI Santa Maria Yogyakarta, Jumat (8/11/2019).

WartaKita.org – ASMI Santa Maria Yogyakarta mengadakan seminar bertajuk “Urgensi bela negara melalui pencegahan radikalisme bagi generasi milenial” pada Jumat (8/11/2019).

Seminar diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan karyawan ASMI Santa Maria Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

Tampil sebagai narasumber adalah Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme  (FKPT) DIY Prof. M Mukhtasar Syamsuddin.

Seminar diawali dengan doa yang dipimpin oleh Suster Natalia Angela Bella. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Direktur ASMI Santa Maria Yogyakarta Yohanes Surojo dalam sambutan menyampaikan, seminar ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa tentang apa itu paham radikalisme.

“Radikalisme itu juga bisa berdampak positif. Ini semua tergantung dari bagaimana kita memahami radikalisme tersebut,” katanya.

Sedang Prof. M Mukhtasar Syamsuddin dalam paparannya menyampaikan, radikalisme dan terorisme itu bukan “hantu”, tetapi adalah ancaman nyata. Karenanya, semua warga negara Indonesia harus siap membela negara.

“Cara yang paling sederhana yang kita lakukan untuk membela negara adalah berperilaku konstitusional yang menunjukkan taat pada hukum dan UUD NKRI, serta menjadi yang terbaik dari diri kita sendiri. Caranya dengan bersikap kritis. Kita juga harus mampu mengendalikan diri kita sehingga kita dapat menyeleksi berbagai informasi yang ada,” pesannya.

Peserta sangat antusias mengikuti seminar ini.

 

Pos terkait